Mereka datang mengendarai Yamaha X Max putih tanpa plat nomor.
Modus yang digunakan pelaku terbilang klasik. Mereka mendorong motor curian menggunakan motor rekannya.
Aksi tersebut berlangsung cepat dan terencana, seolah memanfaatkan kelengahan masyarakat di tengah lalu lintas kota yang sibuk.
Pencurian di siang bolong ini menyulut keresahan masyarakat.
Jalan Daud Bereueh yang terbilang ramai dan berada di dekat pusat pemerintahan tidak mampu menghalangi keberanian para pelaku kriminal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor yang belakangan semakin marak di Banda Aceh.
“Kami sudah menerima laporan dan tengah mendalami bukti yang ada. Masyarakat yang memiliki informasi terkait pelaku atau kendaraan curian diminta segera melapor,” ujar salah seorang petugas di Polresta Banda Aceh.
Pencurian ini menjadi pengingat bahwa perlindungan kendaraan di tempat umum harus diperketat, mengingat modus pelaku semakin canggih dan nekat.
“Kami hanya ingin motor itu kembali,” tutur Saiful dengan nada penuh harap.
Ahli keamanan menyarankan para pemilik kendaraan untuk menggunakan kunci tambahan atau perangkat pengaman lain yang lebih sulit dibobol.




