Disebutkan, hasil pengukuran iBANGGA adalah status capaian pelaksanan pembangunan keluarga di suatu wilayah yang diklasifikasikan menjadi tangguh, berkembang, dan rentan. Tentu saja pembangunan manusia dan kebudayaan akan menjadi terukur di kabupaten Bener Meriah, di samping indeks pembangunan manusia atau indeks pembangunan yang lain.
Edi Jaswin menambahkan, 17 variabel tersebut tersebar di beberapa organisasi perangkat daerah seperti Dinas Kesehatan, Diskominfo, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Disdukcapil, Dinas Pertanian, Pinas PUPR, BAPPEDA dan Instansi terkait lainnya. “Tentu ini menjadi tolak ukur keberhasilan kinerja pemerintah daerah kabupaten Bener Meriah melalui pembangunan keluarga,” tuturnya.
Menurutnya, akan dilakukan kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah dan organisasi vertikal dalam mencapai indikator indeks pembangunan keluarga di kabupaten Bener Meriah. “Tentu ini, tidak lepas dari program – program bapak PJ Bupati Bener Meriah, Drs.Haili Yoga,M.Si membantu mendorong terciptanya keluarga berkualitas Di Bener Meriah,” pungkasnya. (AR)
Halaman : 1 2















