Distribusi Pupuk Subsidi di Aceh Utara Berpotensi Besar Diselewengkan

Rabu, 23 Maret 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe, (MA) Distribusi pupuk subsidi bantuan pemerintah dalam wilayah kabupaten Aceh Utara berpotensi besar diselewengkan, pasalnya pegawai yang bertugas dalam Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KPPP) Aceh Utara dua tahun telah vakum.

“Terus terang saya katakan bahwa KPPP Aceh Utara itu dua tahun vakum, saya tidak akan tutup-tutupi fakta ini,” ungkap Armansyah salah satu petugas Disperindagkop Kabupaten Aceh Utara yang menjadi pembicara dalam kegiatan Focuss Group Discussion (FGD) yang digelar oleh pengurus Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kota Lhokseumawe yang bekerjasama dengan PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) pada Selasa, (22/03/2022) di ruang VIP Platinum Cofe Lhokseumawe.

BACA JUGA...  Lhokseumawe Sambut Meriah Kirab Api PON XXI Aceh-Sumut 2024

Dia melanjutkan, mengapa ini vakum, mungkin pemerintah Aceh Utara tidak perlu dengan KPPP sehingga alokasi pembiayaan untuk kegiatan tersebut harus dihapuskan, tuturnya.

Armansyah juga berharap agar tahun depan, KPPP kembali mendapat kucuran dana operasional agar efektif dalam melaksanakan kegiatan pengawasan dan menindaklanjuti laporan masyarakat.

Kegiatan diskusi yang bertema mengawal pupuk subsidi pemerintah tersebut turut mengundang sejumlah narasumber ahli lainnya, diantaranya Nasrun selaku PKBL dan Humas PT. PIM, Irwandi selaku Kabid Perdagangan Disperindagkop Kabupaten Aceh Utara, dan Ayi Jufridar selaku Dosen Unimal Lhokseumawe.

Sementara itu, dalam diskusi tersebut Nasrun menjelaskan bahwa PT. PIM selaku produsen pupuk menerapkan aturan yang ketat untuk memastikan pupuk benar-benar sampai ke tangan petani.

BACA JUGA...  Sulaiman Manaf: Mualem Kunci MoU Helsinki, KKR Harus Lebih Produktif

“Kita diawasi ketat sekali, ada sejumlah syarat dan dokumen yang harus dilengkapi untuk menebus pupuk subsidi bantuan pemerintah, mulai dari dokumen 1 sampai dengan dokumen 9,” ungkapnya.

Lanjutnya, Jika dokumen ini tidak terpenuhi maka distributor dan kios pupuk tidak bisa menebus pupuk ke kami. Setiap hari stok pupuk yang ada di kios-kios itu kita pantau terus, datanya harian. Stok pupuk harus mencukupi untuk kebutuhan dua minggu kedepan.

Sebagai contoh, sebutnya, beberapa dokumen harus ditandatangani oleh petani yang menebus pupuk tersebut. Dokumen inilah nantinya yang digunakan oleh produsen untuk melakukan penebusan harga ke pemerintah.

BACA JUGA...  Masyarakat Temui Wabup dan Pimpinan Cabang Usulkan Bank Aceh di Seunuddon

Nasrun menambahkan, untuk tahun 2022 pemerintah pusat meminta PT PIM untuk memproduksi pupuk subsidi jenis urea sebanyak 640.000 ton yang akan disuplai ke 8 provinsi di tanah air.

“Permintaan produksi urea subsidi tahun ini oleh pemerintah meningkat 39 persen dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar 460.000 ton,” ujarnya.

Sementara untuk provinsi Aceh,” kita mendapatkan kuota berdasarkan RDKK sebesar 80.443 ton untuk kebutuhan 22 kabupaten/kota di Aceh, minus hanya Kota Sabang yang tidak mendapatkan kuota,” tutup Nasrun.[]

Laporan : Miftahul Rizky

Berita Terkait

Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan
Lewat Live Streaming, Ayah Wa Serap Aspirasi Masyarakat dari Pelosok Aceh Utara
Ruang Belajar Kembali Berdiri, TK Raudhatul Jannah Bangkit dari Bencana
Ayah Wa Mediasi Konflik PTPN dan Masyarakat Cot Girek
Bupati H. Mirwan MS Melepas Kontingen Pramuka ke Cibubur
Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap
Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri
Bupati Ayah Wa Apresiasi Dukungan Presiden Prabowo, Aceh Utara Terima Bantuan Rehabilitasi Sektor Perikanan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Lewat Live Streaming, Ayah Wa Serap Aspirasi Masyarakat dari Pelosok Aceh Utara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Ruang Belajar Kembali Berdiri, TK Raudhatul Jannah Bangkit dari Bencana

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Ayah Wa Mediasi Konflik PTPN dan Masyarakat Cot Girek

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Bupati H. Mirwan MS Melepas Kontingen Pramuka ke Cibubur

Berita Terbaru

FEATURE

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WIB

Di tempat yang sama rumah reyot milik Barlian berdiri disulap TNI  jadi permanen.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

RAGAM BERITA

Rumah Reyot Barlian Kini Berdiri Kokoh, Buah Bhakti TMMD ke-129

Senin, 10 Agu 2026 - 17:04 WIB