Banda Aceh (ADC)- Dinas Sosial Provinsi Aceh, kembali menyerahkan prasarana kerja Program Kerja Harapan (PKH) yang bersumber dari anggaran tahun 2019 berupa Komputer, Laptop dan printer untuk beberapa Kabupaten yang ada di Aceh. Penyerahan barang bantuan itu berlangsung di ruang Kepala Dinas Sosial Aceh Drs, Alhudri, MM, Selasa 14 Mei 2019.
Dalam prosesi serah terima barang yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Aceh, turut disaksikan Seksi Jaminan Sosial Keluarga Siti Hodijah A.KS,MPSSp, Sub Bagian Keuangan dan Aset Mardiana, SE.MM dan perwakilan Dinas Sosial Kabupaten serta pendamping PKH masing-masing Kabupaten penerima bantuan tersebut.
Berikut rincian bantuan yang diterima oleh pendamping PKH di lima Kabupaten yang ada di Aceh: Kabupaten Aceh Timur memperoleh sebanyak 64 unit Laptop, Kabupaten Nagan Raya mendapatkan sebanyak tujuh unit Printer dan juga tujuh unit Komputer, Kabupaten Simeulue juga memperoleh tujuh Printer dan tujuh Komputer.
Selain itu, jumlah yang sama juga diterima Kabupaten Aceh Jaya yakni, tujuh Printer dan tujuh Komputer, terakhir Kabupaten Aceh Barat memperoleh tujuh Printer dan juga tujuh Komputer.
Usai penyerahan bantuan tersebut, Kepala Dinas Sosial Aceh mengatakan, dengan adanya bantuan prasarana ini, diharapkan dapat memperlancar dan mendukung kinerja para pendamping PKH dalam melayani masyarakat, sehingga apa yang selama ini menjadi kendala dalam proses kerja akan teratasi.
“Bantuan berupa Komputer, Laptop dan Printer ini bersumber dari APBA 2019, kita berharap akan melancarkan kinerja para pendamping PKH,” ujar Alhudri.
Disamping itu, Alhudri juga meminta kepada pendamping PKH agar lebih meningkatkan kapasitas SDM PKH sehingga dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan tepat.
“Jadilah sebagai agent of change yang mendampingi masyarakat menjadi keluarga yang sejahtera sesuai dengan harapan semua masyarakat,” pintanya.
Mantan Plt Bupati Aceh tengah ini, menekan kan kepada pendamping PKH harus memiliki pengetahuan yang memadai terhadap kebijakan Kementerian Sosial dan lembaga terkait dalam pelaksanaan program.
Pendamping PKH juga harus memiliki kepribadian positif di dalam masyarakat. Sebab mereka (pendamping) adalah contoh bagi masyarakat, serta memiliki keterampilan dalam melaksanakan tugasnya.
“Pendamping harus mampu memberi pencerahan supaya keluarga betul memahani apa yang harus dilakukan,” tutup Alhudri. (Ahmad Fadil/Rel)




