Kuburan Belanda Dijaga, Makam Ulama Dibuang Sampah

Rabu, 29 November 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)-Komunitas Penyelamat Kawasan Cagar Budaya Aceh mengingatkan Pemerintah Kota Banda Aceh segera mengembalikan letak makam para ulama dan raja-raja yang terletak di lokasi pembangunan IPAL di lokasi TPA, Kampung Pande, Banda Aceh. Hal tersebut diutarakan SAB Rafiq Sabri atau akrab dipanggil Panglima Yatim, Selasa, 28 November 2017.

“Jika proyek tersebut tetap dilanjutkan, maka akan berdampak buruk di mata masyarakat dan akan bersatu untuk melawan penghinaan terhadap ulama ini,” ujar Panglima Yatim, Ketua LSM Panglima saat memenuhi undangan beberapa tokoh keturunan pewaris ulama dan raja di Kuta Alam Kupi.

BACA JUGA...  Tabaruk di Makam Abon Kota Fajar, Disini Ilmu dan Adab Tak Pernah Mati

Komunitas itu bukan menolak proyek pembangunan IPAL, akan tetapi tata letaknya yang dinilai banyak pihak tidak sesuai.

“Silahkan di relokasi ke dareah lain proyek IPAL tersebut dengan tetap melakukan kajian-kajian yang seksama dalam berbagai aspek yang perlu diperhitungkan sehingga kesalahan seperti ini tidak terulang lagi. Jangan makamnya yang direlokasi,” tegasnya.

Menurut Panglima Yatim, masalah utama adalah di lokasi tersebut terletak situs cagar budaya yang harus diselamatkan sesuai UU Nomor 11 Tahun 2010 dan terdapatnya makam para ulama zaman dahulu.

BACA JUGA...  Satgas TMMD Bersihkan Area Makam Datu Merah Mege

“Di kuburan umumpun kurang etis dan tak bermoral apabila dijadikan tempat pembuangan tinja. Ini adalah kuburan para endatu kita tempo dulu,” gugat penerjun ini.

Banyak pihak merasa heran, kenapa lokasi bersejarah itu harus dicemari, sementara lokasi kuburan Kherkoov Belanda di Stui, diaga dan selalu dirawat.

“Bagaimana jika kuburan orang tua kita atau kakek buyut kita dibuang najis oleh orang lain, pasti kita akan marah,” uajarnya.

BACA JUGA...  Sehari Jelang Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Pemkab Asel  Ziarah di Makam Pejuang Gerilya dan Perang Kelulum 

Aktivis ini juga menantang pihak Pemko untuk membuang kotoran di kuburan Kerkhoov Belanda di Stui, lalu viralkan ke media massa dan medsos.

“Pasti mereka juga akan marah. Coba pikir dengan akal sehat. Jika hal ini tidak diindahkan. Masalah ini akan kami perjuangkan hingga ke pusat dan kami akan melawan.,” tegas Panglima Yatim Rafiq didampingi Yusri Ramli dari Mapesa serta beberapa rekan lainnya. (R)

Berita Terkait

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 
Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 
Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Polri dan Pimred Perkuat Perlindungan Wartawan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:10 WIB

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 September 2026 - 12:05 WIB

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 September 2026 - 19:42 WIB

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Jumat, 11 September 2026 - 23:52 WIB

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Berita Terbaru

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB

Foto : Ilustrasi AI

PERISTIWA

Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:34 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Tgk. Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:05 WIB

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB