Dinas Pendidikan Lhokseumawe Larang Siswa Bawa Lato-Lato ke Sekolah

Jumat, 13 Januari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe A Harris.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe A Harris.

LHOKSEUMAWE (MA) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe telah memberikan himbauan larangan kepada para siswa untuk tidak boleh membawa lato – lato atau permainan lainnya ke sekolah, karena bisa mengganggu proses belajar mengajar, Kamis (12/1/2023).

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe A. Harris mengatakan, larangan tersebut masih bersifat himbauan, hal itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan mengganggu proses belajar mengajar, apalagi saat ini permainan lato – lato sedang viral saat ini, hampir semua anak suka dengan permainan itu.

BACA JUGA...  Pj Walikota Lhokseumawe Kunjungi Korban Kebakaran di Mane Kareung

“Ini baru sebatas himbauan dan belum kita keluarkan surat edaran terkait para pelajar tidak boleh membawa lato – lato dan permainan lainnya ke sekolah, itu kita supaya menghindari hal-hal tidak diinginkan dan mengganggu proses belajar mengajar,,” Katanya.

Selanjutnya ia menyebutkan, apabila ditemukan siswa membawa permainan lato – lato ke sekolah maka akan langsung disita. Himbauan ini sudah disampaikan kepada seluruh kepala sekolah baik tingkat PAUD atau TK, SD maupun SMP.

BACA JUGA...  Pj Wali Kota Lhokseumawe: Sertifikat Imunisasi Syarat Wajib Masuk Sekolah

“Kami telah mengimbau kepada seluruh kepala sekolah supaya mensosialisasikan kepada para siswa tentang larangan membawa lato – lato dan permainan lainnya ke sekolah. Disamping sangat berisiko terhadap keselamatan pelajar dengan kondisi benda lato lato itu yang rentan pecah dan talinya putus,” jelasnya.

Sambungnya, untuk saat ini pihak sekolah sudah disosialisasikan kepada para siswa, diharapkan agar para orang tua murid bisa ikut memantau agar anaknya tidak bawa lato – lato ke sekolah atau permainan lainnya. (Mulyadi).

BACA JUGA...  Wabup Tutup Karantina Hafidz Dan Hafidzah

Berita Terkait

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan
PABPDSI Perkuat Peran Desa
Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA
Persiapan HSN 2026, Ayah Wa Gandeng Ulama 
Bupati Asel HMW Lantik Sembilan Plt Jadi Definitif, Dua Lainnya “Impor”

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:04 WIB

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB