Dimalam Nuzul Qur’an, Pj Bupati Mahyuzar Santuni Anak Yatim 

Pj Bupati Aceh Utara Mahyuzar melakukan penyantunan anak yatim di masjid Baiturrahim, Lhoksukon.

Oleh karena itu, Mahyuzar mengajak untuk me-review ulang kehadiran Al-Qur’an dalam diri kita masing-masing, sehingga memperingati Nuzul Qur’an tidaklah sekadar seremonial belaka. Akan tetapi, benar-benar didorong oleh kecintaan kita pada Al-Qur’an.

Nilai-nilai kebenaran yang terkandung dalam Al-Qur’an sifatnya mutlak dan tidak terbantahkan, karena Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar yang diberikan Allah SWT melalui Nabi Muhammad SAW kepada umat manusia. Al-Qur’an sebagai wahyu Allah SWT, merupakan pedoman serta sumber hukum dalam hidup beragama, yang senantiasa harus ditaati untuk kebahagiaan hidup, baik duniawi maupun ukhrawi.

BACA JUGA...  Pejabat Lapas Laksanakan Upacara Harkitnas Ke 115

Sementara Ustaz Damanhur dalam tausiyah singkatnya antara lain mengatakan kemuliaan kitab suci Al-Qur’an sudah tidak terbantahkan hingga abad modern saat ini. Bahkan segala sesuatu yang bersentuhan dengan Al-Qur’an maka ia akan menjadi mulia dan istimewa di antara yang lainnya.

“Bulan diturunkan Al-Qur’an menjadi bulan yang istimewa untuk menghapus dosa, dan membebaskan umat dari api neraka. Beribadah pada malam diturunkan Al-Qur’an adalah setara dengan nilai ibadah selama 1.000 bulan atau sekitar 83 tahun,” ungkap Damanhur.

BACA JUGA...  Gubernur Pemerintah Aceh Takut Pada Presiden Jokowi?

Selain itu, lanjutnya, malaikat yang membawa wahyu Al-Quran kepada Rasulullah Muhammad SAW adalah menjadi paling istimewa, yaitu malaikat Jibril. Begitu juga manusia yang menerima wahyu Al-Quran yaitu Nabi Muhammad SAW, beliau menjadi makhluk yang paling mulia.