Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional

Minggu, 16 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bukan sebagai proyek politik untuk memisahkan Aceh dari Indonesia, melainkan sebagai aspirasi pembentukan daerah otonom baru yang tetap berada dalam struktur Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bagi KP3 ABAS, pembentukan provinsi baru harus ditempuh melalui mekanisme pemerintahan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Ketika Rumah Ibadah Menjadi Sorotan

SALAH satu bagian paling tegas dalam pernyataan KP3 ABAS berkaitan dengan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

BACA JUGA...  Ratusan Siswa SMAN 1 Tanah Jambo Aye Mengikuti Sosialisasi Tentang Thalassemia

KP3 ABAS menyatakan keberatan terhadap terjadinya ketegangan di kawasan masjid pada 15 Agustus 2026. Bagi organisasi tersebut, tempat ibadah tidak semestinya menjadi ruang berlangsungnya tindakan yang berpotensi melahirkan kekerasan ataupun memperuncing konflik.

Masjid Raya Baiturrahman memiliki posisi simbolik yang kuat dalam sejarah dan kehidupan masyarakat Aceh. Karena itu, penggunaan kawasan tersebut sebagai lokasi aksi yang memunculkan ketegangan dinilai KP3 ABAS sebagai sesuatu yang patut disesalkan.

BACA JUGA...  Di Subulussalam, Enam Bulan Honor Kades Belum Cair

Pernyataan mereka kemudian berlanjut pada persoalan simbol kebangsaan.

KP3 ABAS menyebut adanya tindakan sekelompok orang yang menurunkan bendera Merah Putih dan menggantinya dengan bendera Bulan Bintang di kawasan Masjid Raya Baiturrahman serta Pendopo Gubernur Aceh.

Penulis : Syawaluddin

Editor : Syawaluddin Ksp

Sumber Berita: KP3 ABAS Pusat

Berita Terkait

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Berita Terbaru

TNI bersama warga Ase sedang melakukan pekerjaan pembangunan jembatan beton.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Bangun Jembatan Beton di Aceh Selatan 

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:36 WIB

KESEHATAN

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:27 WIB

Pansus DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:52 WIB

Saat Azhari warga Gampong Teuping Gajah dirujuk ke RSUD Cut Mutia.

KESEHATAN

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:29 WIB

Geuchik Gampong Buket Jrat Manyang Dahlawi yang didampingi oleh Ketua Kopdes Merah Putih Gampong dan Babinsa Koramil 014/Tja saat menerima Mobil Kopdes Merah Putih di Makodim 0103/Aut, Senin (12/10).

PEMERINTAHAN

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:21 WIB