Di Makam Tgk Chik Empee Trieng, Kadisbudpar Aceh: Mari Kita Galakkan Aksi Meuseuraya

Sabtu, 4 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

_*Sejarah Singkat Syekh Ismail al-Asyi*_

Syekh Ismail al-Asyi dikenal sebagai ulama dan penghimpun Kitab Lapan (Kitab Delapan) atau judul asli kitabnya Jam’u Jawami’ al-Mushannafat. Kitab ini masih digunakan di seluruh lembaga pendidikan tradisional di Aceh dan beberapa lembaga agama di nusantara. Kitab Lapan merupakan kumpulan delapan karangan karya ulama Aceh yang membahas tauhid, tasawuf dan etika.

BACA JUGA...  Objek Menawan, Aceh Selatan Siap Menanti Wisatawan

Syekh Ismail juga disebut sebagai penghimpun dan editor Kitab Tajul Muluk (Tajul Mulok) yang di dalamnya juga rangkuman beberapa karya ulama Aceh.

Berdasarkan keterangan M Ridha Ramli (keturunan Syekh Ismail al-Asyi), beliau kembali (dari Mesir) ke Aceh dan berjuang bersama ulama dan pejuang melawan Belanda. Periode tersebut disesuaikan dengan kepemimpinan ulama Aceh seperti Tgk Chik Di Tiro dan Tgk Chik Abbas Kutakarang.

BACA JUGA...  Siswa MAN 1 Aceh Besar Jadi Sasaran Vaksinasi BIN Daerah Aceh

Syekh Ismail meninggal dan dimakamkan di Gampong Empee Trieng, Mukim Biluy, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar. Oleh karena itu beliau dikenal Tgk Chik Empee Trieng, sebuah gelar yang dinisbah kepada daerah setempat yang umum digunakan oleh banyak para alim ulama tempo dulu dan zaman sekarang.

Perjuangan Tgk Chik Empee Trieng dikenal luas oleh masyarakat pesisir Barat, terutama daerah Lamno sampai dengan Sampoinet, Aceh Jaya. Setelah perjuangan sekitar 30 tahun, beliau kembali ke Empee Trieng untuk melanjutkan Dayah Rangkang Manyang dan menata kembali Masjid Tuha Indrapuri dan dayahnya.

BACA JUGA...  Kutipan Pas Masuk Kawasan Tugu KM Nol Sabang Merugikan Wisatawan dan Daerah

Berita Terkait

Belum Genap 2 Tahun, M. Nasir Tinggalkan Kursi Sekda Aceh
Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas
21 Tahun Damai, Komunitas GDA Gelar Kirab Aceh 
Wali Nanggroe: Rawat  dan Jagalah Perdamaian Aceh 
Tak Cuma Kesenian, Turis Lansia Asal Brazil Antusias ‘Ulek’ Adonan Boh Rom-Rom di Aceh Jaya
Dari Rapa’i Dabus hingga Ceuraceu Embun, Delegasi Brazil Terpukau Pesona Aceh
Stafsus Gubernur Aceh Harap Tak Ada Salah Persepsi Soal Bantuan Pertanian Rp 2,5 Triliun
Faisal Rizal: Relawan Berjuang Tanpa Pamrih, SKPA dan BUMD Harus Belajar Menghargai

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Belum Genap 2 Tahun, M. Nasir Tinggalkan Kursi Sekda Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:21 WIB

21 Tahun Damai, Komunitas GDA Gelar Kirab Aceh 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Wali Nanggroe: Rawat  dan Jagalah Perdamaian Aceh 

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Tak Cuma Kesenian, Turis Lansia Asal Brazil Antusias ‘Ulek’ Adonan Boh Rom-Rom di Aceh Jaya

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 - 17:43 WIB

POLITIK

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB