Kini, setelah 35 tahun berlalu, Armia kembali menjalani penggemblengan di Kawah Candra di Muka yang membesarkannya.
Armia menyebut; banyak perubahan di lingkungan Akmil, kecuali itu; suasananya masih seperti dulu, penuh sengan kedisiplinan yang tinggi, itu mengingatkan kembali masa masa pendidikan dulu.
Kenangan ini membuncahkan purnawirawan Jenderal Bintang Dua tersebut antusias mengikuti seluruh materi yang disajikan selama retret.
Diakuinya program retret ini sangat bermanfaat karena memberi pencerahan bagi kepala daerah, khususnya yang baru pertama menjabat.
“Banyak sisi positif kita dapat dari program ini, tentunya akan berkaitan erat dengan program membangun daerah kita,” sebut mantan Wakapolda Aceh dan Staf Ahli Kapolri bidang Sosbud itu mengakhiri percakapannya. [Syawaluddin].




