Dari kursi Sekdakab, dia diusulkan DPRK Aceh Selatan sebagai salah satu calon Penjabat (Pj) Bupati Aceh Selatan menggantikan Tgk. Amran yang berakhir masa tugasnya per tanggal 27 September 2023.
Tanpa “terbaca”, kembali kegesitan Cut Syazalisma diperlihatkan, hingga akhirnya dia dipilih Mendagri Tito Karnavian menjadi penjabat bupati Aceh Selatan.
Dia santai saja. Bahkan, kalau disingung soal penjabat bupati, setiap kali menjawab, ..”tidak terlalu memikirkan”, dan sering mengatakan, siapa saja terserah dan sama saja yang penting saya kerja…demikian ucapnya.
Begitupun, secara manusiawi tentu juga dia berharap dan berusaha. Dan, tidak ada yang tahu pasti dengan usahanya untuk mendapatkan jabatan top itu. Dan, kalaupun ada, itu manusiawi.
Tetapi yang menjadi “keunikan” dirinya adalah, sikapnya yang kadang kala tertutup. Namun terbuka bagi orang atau teman yang dipercayainya.
“Dengan do’a saja Bang ya, jangan lupa dengan do’a dan amanah, itu saja Bang,” katanya kepada mediaaceh.co.id, beberapa hari sebelum dirinya benar-benar menerima kepercayaan menjadi penjabat bupati Aceh Selatan. Selamat bertugas Pak Cut.
Dan, banyak yang yakin, Cucu Agam Cut itu mampu menjadi “pawang”
Aceh Selatan.(Maslow Kluet).




