Bupati Pidie Secara Resmi Buka Konferensi VI PWI Pidie Tahun 2021

  • Bagikan
Bupati Pidie

 28 total views,  1 views today

Bupati Pidie Secara Resmi Buka Konferensi VI PWI Pidie Tahun 2021

SIGLI (MA) Bupati Pidie, Roni Achmad secara resmi membuka Konferensi VI Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pidie tahun 2021 di Opproom Kantor Bupati Pidie, Selasa, 12 Oktober 2021.

Abusyik nama sapaan masyarakat Bupati Pidie Roni Achmad dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung terlenggaranya Konferensi VI PWI Pidie tahun 2021.

“Harapan saya kepada rekan-rekan wartawan semua kiranya bisa menjadikan wadah PWI yang lebih baik. Karena pemerintah Pidie sendiri tidak bisa bekerja maksimal tanpa dukungan teman-teman pers profesional,” kata Abusyik, dalam sambutannya.

Ia mengajak para insan pers agar bersama-sama membangun Pidie secara merata dan membantu rakyat untuk meningkatkan ekonominya. Kemudian juga rekan-rekan wartawan ikut menyukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara menyeluruh.

Menurut Abusyik, siapapun nantinya yang akan menjadi sebagai Ketua PWI Pidie, pada Konferensi

ini tidak menjadi masalah, yang terpenting dapat bekerjasama dengan baik bersama Pemerintah Pidie, guna mensejahterakan rakyat.

“Wartawan itu bisa membuat dunia berkelahi, demikian juga wartawan bisa membuat dunia baik dan damai,” ujar Abusyik.

Dijelaskan juga bahwa, kemajuan teknologi kini kian mutakhir dan secepat kilat dimana informasi dapat diterima dalam hitungan detik ke seluruh penjuru dunia, dan semua itu pula ada dalam genggaman wartawan.

“Bayangkan kejadian di Eropa sana bisa langsung diketahui oleh masyarakat Gampong Puuk Gampong Aree, Kabupaten Pidie, begitu lah hebatnya kecepatan informasi” canda Abusyik yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Disisi lain lanjut Abusyik, dukungan wartawan terhadap Pemkab Pidie bukan karena ada rencana maju lagi ke depan tetapi semata-mata untuk kepentingan masyarakat Pidie secara menyeluruh.

”Saya tidak maju lagi dan pernyataan ini silakan ditulis, kawan-kawan wartawan selama ini membantu Pemkab Pidie dan bukan membantu saya murni karena rakyat,” kata Abusyik lagi, didepan Ketua PWI Aceh Tarmilis Usman, SE, MM dan para undangan lainnya.

Sekedar diketahui, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) adalah organisasi wartawan pertama di Indonesia. PWI berdiri pada 9 Februari 1946 di Surakarta. Tanggal tersebut juda disebut sebagai Hari Pers Nasional. Dengan lahirnya PWI. wartawan Indonesia menjadi tangguh untuk tampil sebagai ujung tombak perjuangan Indonesia dalam menentang kembalinya kolonialisme dan negara lain yang ingin meruntuhkan RI. Organisasi PWI lahir mendahului SPS (Serikat Penerbit Suratkabar). Aspirasi perjuangan kewartawanan Indonesia yang melahirkan PWI juga yang melahirkan SPS, empat bulan kemudian yakni pada Juni 1946.

PWI menjadi wadah para wartawan untuk memperjuangkan bangsa lewat tulisan. Sejauh ini, sebagaimana para jurnalis Indonesia di masa penggalangan kesadaran bangsa, para wartawan dari generasi 1945 yang masih aktif tetap menjalankan profesinya dengan semangat mengutamakan perjuangan bangsa, kendati ada kendala menghadang kiprahnya. PWI sendiri mempunyai keanggotaan yang berasal dari seluruh Indonesia. [Jalaluddin Zky].

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...