Ia menekankan bahwa uji baca Al-Qur’an bukan hanya simbolis, melainkan sebagai tolok ukur bagi integritas dan kapasitas kepala sekolah.
“Tujuan kita jelas, agar para kepala sekolah memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an. Ini selaras dengan program tahfiz yang telah kita launching sebelumnya bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Utara, H. Jamaluddin, S.Sos., M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang masih memberikan kita kesehatan dan kesempatan, sehingga hari ini kita dapat berkumpul dalam rangka Uji Kompetensi Baca Al-Qur’an bagi seluruh Kepala Sekolah di Kabupaten Aceh Utara,” ujar Jamaluddin dalam sambutannya.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 559 kepala sekolah, terdiri dari 366 kepala SD, 148 kepala SMP, dan 45 kepala TK Pembina. Para peserta dibagi ke dalam 22 grup, yakni 17 grup berdasarkan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/TK dan 5 grup berdasarkan rayon dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut program Tahfidz Al-Qur’an yang telah dicanangkan Bupati Ayah Wa sejak 24 April 2025 lalu di SMP Negeri 1 Syamtalira Bayu. Dalam program tersebut, para siswa SD ditargetkan hafal juz 30, sementara siswa SMP diharapkan hafal juz 29 dan 30.




