Kota Jantho (ADC) – Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali menegaskan, mutasi di lingkup pegawai bukanlah sesuatu yang menakutkan. Hal itu itu dikatakan selepas melaksanakan shalat dzuhur berjamaah yang diimami oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Drs Iskandar M.Si di mushalla kantor bupati di Kota Jantho, Kamis 12 September 2019 lalu,
“Mutasi itu bukan musibah, Namun hal yang wajar dan kebutuhan dalam Pemerintahan,” sebutnya Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali, saat disambangi wartawan yang menanyakan terkait akan adanya proses mutasi di jajaran Pemerintahan Kabupaten Aceh Besar.
Pada kesempatan itu, bupati juga menyampaikan perihal mutasi itu adalah upaya untuk pengangkatan jabatan pejabat setempat agar tidak terus berada pada status yang sudah lama disandangnya.
“Sehingga kedepan diharapkan dapat semangat lebih baik dalam menjalankan tugas kerja pemerintahan yang notabanenya pelayan masyarakat,” pungkas Bupati.
Dua hari yang lalu, Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali sempat menyinggung akan ada proses mutasi dalam beberapa hari ini, Namun saat ditanya kembali oleh wartawan perihal waktu mutasi yang pasti kapan, kembali Bupati menjawab singkat.
“Dalam waktu dekat, bisa jadi minggu ini,” ujarnya sambil hendak memakai stoking dan sepatunya yang berwarna hitam mengkilap.
Percakapan tak berlangsung lama, beliau mengaku ada tamu sedang menunggu dan akan segera bergegas menjumpai tamu, sambil tersenyum lepas dengan nada suara semangatnya, Ia bangkit bergerak dan menyampaikan, “Oke Ya”, terus menuju ke mobil yang baru tiba dan dikemudikann sopirnya dan tiba dengan tepat dan parkir ke dekat jalan pelataran mushalla,
Tak lama kemudian, pintu mobil sudah dibukakan, Ia langsung masuk ke dalam mobil yang ditumpanginya berwarna hitam kemilau itu dengan disaksikan oleh Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir SSTP MPA dan beberapa staf lainnya. (Mukhlisin)





