LHOKSUKON | MA — Anggota Komisi III DPR Aceh, Salmawati, SE yang akrab disapa Bunda Salma, memberikan apresiasi tinggi terhadap terbitnya sebuah buku inspiratif bertajuk “Membangun Budaya Mutu Sekolah di Aceh Utara”. Buku ini merupakan karya Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., yang secara resmi diperkenalkan.
Bunda Salma menilai, lahirnya buku tersebut menjadi angin segar bagi dunia pendidikan Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Utara. Menurutnya, karya ini tidak hanya menjadi dokumentasi gagasan dan pengalaman lapangan seorang kepala dinas, tetapi juga refleksi nyata atas upaya membangun sistem pendidikan yang berkarakter, berbudaya, dan berbasis kearifan lokal.
“Saya sangat mengapresiasi karya luar biasa ini. Buku ini menggambarkan bagaimana seorang pemimpin pendidikan di daerah berusaha mengangkat nilai-nilai kearifan lokal menjadi fondasi pembentukan budaya mutu sekolah. Ini sejalan dengan semangat kita dalam memperkuat karakter peserta didik Aceh yang berilmu, beradab, dan berakhlak,” ujar Bunda Salma.
Buku “Membangun Budaya Mutu Sekolah di Aceh Utara” memuat konsep penting tentang penerapan kearifan lokal dalam proses pendidikan. Dalam karyanya, Muhammad Johan memperkenalkan lima metode yang menjadi ruh penggerak budaya mutu, yaitu Metuah, Aneuk Talindung, Agama Tapekeng, Aneuk Becarong, dan Tanyoe Sejahtera.




