
Agam Provinsi Aceh 2023, Vima Syaddad Alfathan, menilai busana perkawinan Aceh Singkil merupakan salah satu bentuk kekayaan budaya yang memiliki nilai edukasi sekaligus daya tarik wisata yang kuat.
“Ketika melihat motif Pucuk Rebung atau Bunga Mekhaleh pada busana pengantin Singkil, kita sebenarnya sedang melihat pesan dan harapan yang diwariskan oleh para leluhur. Setiap motif, warna, dan perhiasan memiliki makna yang mendalam tentang kehidupan, keluarga, dan tanggung jawab. Inilah yang membuat busana adat Singkil begitu istimewa,” ujarnya.
Menurut Vima, pelestarian busana adat juga menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman yang terus bergerak cepat.
Bagi wisatawan yang ingin mengenal Aceh Singkil lebih dekat, memahami filosofi di balik busana adat perkawinannya bisa menjadi pengalaman budaya yang menarik. Sebab di balik setiap sulaman emas dan motif yang menghiasi kain pengantin, tersimpan kisah tentang cinta, harapan, serta nilai-nilai kehidupan yang diwariskan dari generasi ke generasi. (ADV)




