Tarmizi menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuang sampah ke laut, sungai maupun ke saluran air maka akan mengakibatkan terjadinya penumpukan sampah yang tidak bisa dibersihkan hanya dengan sekali atau dua kali saja.
“Jadi kesadaran yang harus dimiliki oleh masyarakat, jangan nanti begitu banjir yang disalahkan bupati lagi, begitu kita bersihkan dibilang pencitraan, kalau yang bersihkan sampah dibilang pencitraan maka yang membuang sampah sembarangan apa namanya?,” ujar Tarmizi.
Kemudian kata Tarmizi, kita semua harus mengedukasi anak – anak cinta akan kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Dimana nantinya target yang ingin dicapai adalah sampah bisa menjadi uang.(Rul)




