“Ini bukan bantuan dari pemerintah semata, tetapi dari masyarakat Kota Bogor. Kami hanya menjadi jembatan agar amanah ini sampai kepada saudara-saudara kita di Aceh Tamiang,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa solidaritas seperti ini harus terus dirawat, karena bencana bisa datang kapan saja dan menimpa siapa saja. Semangat saling membantu, menurutnya, adalah kekuatan utama bangsa dalam menghadapi krisis.
Pemerintah daerah dan masyarakat Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan masyarakat Kota Bogor. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti, terutama bagi warga yang hingga kini masih berjuang memulihkan kehidupan mereka pascabanjir.
Di tengah keterbatasan dan luka yang ditinggalkan bencana, kehadiran dan uluran tangan dari Bogor memberi harapan baru bagi Aceh Tamiang—bahwa di saat sulit, solidaritas tetap hidup dan mengalir dari sesama anak bangsa. (R)




