Biaya Konten Rp 600 Juta, Illiza-Afdhal Disorot

Kordinator Alam-Aksi Musda Yusuf .(foto/mediaaceh.co .id/istimewa).

“Membelanjakan uang ratusan juta untuk citra digital di tengah fakta ini, bukan hanya salah urus, tetapi juga penghinaan bagi akal sehat publik. Ini bentuk pemborosan anggaran yang jelas-jelas tidak berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Dia juga mempertanyakan, apakah dengan konten Tik Tok, banyak warga miskin yang keluar dari kemiskinan?

BACA JUGA...  Bersama UMKM, JNE Maksimalkan Strategi Bisnis Online Melalui Gelaran JNE Ngajak Online 2022

Menurutnya, legitimasi seorang pemimpin tidak dibangun dengan jumlah likes, melainkan dengan keberanian memprioritaskan kebutuhan paling mendesak warganya.(Maslow Kluet).