Post Views: 427
Usai konferensi pers, JASA foto bersama sambil menampakkan foto spanduk.
Ketua Umum JASA Pusat Bukhari,SE mengatakan bahwa munculnya sejumlah spanduk provokasi diduga adanya pihak – pihak yang terganggu dengan kehadiran JASA di sejumlah Kabupaten- Kota.
“Sehingga saat ini ada pihak – pihak yang ingin mengadu domba antara kami dengan orang tua kami KPA,” ungkap Bukhari.
Sementara itu Pembina JASA M. Jhony,SH menyampaikan bahwa selama ini pihaknya bersilaturahmi dengan sejumlah instansi pemangku kepentingan, pihaknya selalu memberikan gambaran bahwa Aceh hari ini adalah Aceh yang damai.
“Maka dalam hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama, dikarenakan spanduk yang tersebar hari ini bersifat provokasi,” ujarnya.
Selain itu, Pihak JASA mengetahui siapa yang bermain dibelakang semua ini namun dirinya mengharapkan agar berhenti melakukan provokasi semacam ini, kalau menginginkan Aceh tetap damai.
Dirinya juga mengatakan bahwa eksisnya JASA hari ini tidak ada kaitannya dengan menjelangnya tahun politik dan ini harus dipahami bersama.
“Kehadiran JASA merupakan kekuatan baru bagi KPA/GAM , maka apa yang dilakukan oleh KPA/GAM hari ini itu juga menjadi tanggung jawab kami,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, sesuai dengan perjanjian MoU Helsinki bahwa pasca damai maka GAM di berikan Hak Politik untuk proses perdamaian ini. “Maka itu juga menjadi tanggung jawab kami,”tegas M. Jhony yang Juga Juru Bicara KPA Wilayah Samudera Pase ini.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya