Dalam situasi seperti itu, kegiatan bazar murah menjadi salah satu langkah konkret untuk membantu menjaga stabilitas harga sekaligus memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
- Di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri, bazar murah Korem 011/Lilawangsa menjadi ruang harapan bagi warga Lhokseumawe.
PAGI di Lapangan Jenderal Sudirman, Lhokseumawe, biasanya diisi oleh warga yang berolahraga atau sekadar menikmati udara segar.
Namun, pada Jumat pagi itu, suasana tampak berbeda. Sejak matahari belum sepenuhnya meninggi, warga mulai berdatangan. Mereka datang dengan satu harapan sederhana [mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri].
Di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang Lebaran, Korem 011/Lilawangsa menghadirkan bazar murah sebagai bagian dari kepedulian sosial kepada masyarakat.
Antrean Pagi dan Harapan Warga
BAGI banyak keluarga, menjelang Idul Fitri selalu identik dengan pengeluaran yang meningkat. Harga beras, minyak goreng, gula pasir, hingga telur kerap mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan.

Situasi itu pula yang dirasakan oleh sebagian warga di Lhokseumawe. Karena itu, bazar murah yang digelar Korem 011/Lilawangsa menjadi kabar yang segera menyebar dari mulut ke mulut.





