“Kami meminta penyaluran dilakukan secara transparan, adil, dan merata sesuai data yang ada, melalui camat dan pemerintah desa. Camat dan keuchik juga harus proaktif agar tidak ada korban bencana yang terlewat dari bantuan,” tegasnya.
Permintaan tersebut disambut baik oleh Kalak BPBD yang menyatakan kesiapan untuk segera menyalurkan bantuan melalui kecamatan dan pemerintah desa kepada warga terdampak. DPRK juga mendorong Pemkab Bireuen agar memprioritaskan daerah-daerah yang terdampak paling parah dan sulit dijangkau, seperti Desa Salah Sirong Jaya dan Alue Limeng di Kecamatan Jeumpa, Dusun Bivak Desa Krueng Simpo Kecamatan Juli, serta wilayah lain yang masih terisolasi.
Sidak ini turut dihadiri anggota DPRK dari berbagai fraksi, di antaranya Sufyannur (Fraksi Partai Aceh), Surya Yunus (Fraksi Juang Bersama/PAN), serta sejumlah anggota Fraksi PKB. Sementara dalam pertemuan dengan Kalak BPBD di kantor DPRK, juga hadir perwakilan Fraksi PA, NasDem, dan Golkar.(Iqbal)





