Bank Aceh Siap Bekerjasama Dengan Pengusaha Yang Berinvestasi di Sabang

Jumat, 11 Oktober 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang (MA) Pimpinan PT.  Bank Aceh Cabang Sabang Zulfikar mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dalam bentuk membantu modal bagi investor yang menanamkan modalnya di Sabang. Hal tersebut disampaikan Kepala PT. Bank Aceh Cabang Sabang, Zulfikar kepada awak media, saat silaturrahmi dan makan siang bersama di Putro Ijoe Cafe Rabu lalu.

Menurut Zulfikar, yang sangat mendesak dibutuhkan di Sabang adalah hotel berbintang minimal bintang tiga atau bintang lima, hal itu untuk mendukung proses percepatan pariwisata dan juga dukungan bagi pergelaran even-even lainnya.

Karena Sabang selain kawasan tujuan wisata dan juga selama ini, kerap dilakukan kegiatan-kegiatan pemerintahan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Perbankan, Perusahaan-perusahaan besar, swasta bahkan kegiatan even-even bertaraf nasional dan internasional seperti even olahraga, Sabang Marine dan even lainnya.

BACA JUGA...  Pemerintah Akui Banyak Anak SD Desa Tertinggal Tak Bisa Baca

“PT.Bank Aceh merupakan perbankan milik pemerintah Aceh, maka tugasnya untuk mengembangkan pembangunan terutama pengembangan ekonomi rakyat dan pengusaha Aceh sendiri, jadi kami siap bekerjasama dengan pengusaha membantu modalnya,” kata Zulfikar.

Dijelaskannya, di Sabang harus ada hotel yang dapat menampung kegiatan-kegiatan besar dengan dilengkapi fasilitas yang memadai, sehingga aparatur pemerintah Aceh dapat menggelar kegiatan-kegiatan pemerintahan yang berskala besar di Sabang.

Dengan demikian, selain industri pariwisata Sabang maju dan juga pendapatan daerah meningkat yang lebih penting lagi dana pemerintah Aceh, tidak keluar dari tanah Aceh ke daerah lain di luar Aceh. Maka, hotel berbintang sangat dibutuhkan di Sabang, mengingat Sabang kerap menjadi pilihan kegiatan-kegiatan besar.

BACA JUGA...  Perhatian Khusus untuk Wilayah Urgent Bencana, Karst dan TNGL

Baru-baru ini dunia perbankan indonesia memilih Sabang untuk menggelar kegiatan Simpanan Daerah (Simpeda), yang diikuti para perbankan seluruh indonesia namun, sayang kegiatan bertaraf nasional itu batal digelar karena tidak dapat menampung peserta satu tempat dan juga sarana pendukungnya tidak memadai.

“Padahal, jika saja kegiatan tersebut dapat digelar di Sabang, dipastikan perputaran uang dari kegiatan tersebut tentunya luar biasa maka, sangat disayangkan sarana pendukung yakni hotel berbintang belum ada di Sabang kegiatan batal digelar,” sebutnya.

PT. Bank Aceh juga terus mengembangkan ekonomi kecil dan menengah bagi pengusaha termasuk industri rumah tangga, hal itu dilakukan sebagai tugas pokok PT. Bank Aceh yang merupakan Bank rakyat Aceh, jelasnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sabang Hendra Handayan menambahkan, dirinya mendukung apa yang disampaikan Kepala PT. Bank Aceh Cabang Sabang, agar ada investor atau pengusaha membangun hotel berbintang di Sabang.

BACA JUGA...  STAI Tapaktuan Yudisium 90 Mahasiswa 

Menurut Hendra, Sabang bukan saja sebagai kawasan tujuan wisata tetapi juga telah menjadi lokasi pusat kegiatan pemerintah Kabupaten/Kota yang ada di provinsi Aceh. Bahkan, PWI sendiri sudah beberapa kali melakukan kegiatan bertaraf nasional di Sabang, seperti Koordinasi Kerja Nasional (Kokernas) PWI provinsi se-Indonesia dan sebelumnya juga pernah dilakukan Konggres PWI indonssia.

Setiap kegiatan yang menjadi persoalan adalah, menyangkut tempat yang dapat menampung peserta pada satu lokasi. “Pasalnya, di Sabang belum ada hotel berbintang yang dapat dijadikan pusat kegiatan seminar atau kegiatan lainnya,” kata Hendra.(Jalal).

Berita Terkait

Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama
Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan
Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat
Pelatihan Jurnalistik di Aceh Selatan Bekali Pelajar Hadapi Persaingan Era Digital
Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan
Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh
Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 07:40 WIB

Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan

Kamis, 10 September 2026 - 21:50 WIB

Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Kamis, 10 September 2026 - 21:20 WIB

Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan

Rabu, 9 September 2026 - 19:41 WIB

Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat

Rabu, 9 September 2026 - 19:31 WIB

Pelatihan Jurnalistik di Aceh Selatan Bekali Pelajar Hadapi Persaingan Era Digital

Berita Terbaru

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB