Mukhlis juga menyebutkan, bahwa sebelum bertemu PAS, ia telah bersilaturahmi dengan sejumlah partai nasional dan lokal di Kabupaten Bireuen, termasuk NasDem, Demokrat, PPP, dan PKS. “Kita berkomitmen maju sebagai Bacalon Bupati untuk membangun Kabupaten Bireuen menjadi lebih baik ke depan,” tambahnya.
Ketua Tanfidziyah PAS Aceh, Tu Bulqaini, menyambut baik ajakan Mukhlis. Namun, ia menyatakan bahwa keputusan untuk bergabung dalam koalisi harus melalui mekanisme rapat sidang pleno PAS Aceh. “Nanti kita putuskan secara bersama-sama dengan melibatkan semua unsur PAS Aceh,” ujarnya.
Tu Bulqaini juga menyarankan Mukhlis untuk menggandeng kalangan santri sebagai calon wakil bupati. “Kolaborasi antara pengusaha dengan santri bisa menyeimbangkan urusan pemerintahan di Kabupaten Bireuen, terutama keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat dalam menjalankan roda pemerintahan,” tutupnya.(Iqbal)




