Perjalanan Ayah Wa hingga menerima penghargaan tersebut tidak terlepas dari rekam jejak panjang pengabdiannya. Lahir di Gampong Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, pada 12 Juni 1979, ia pernah mengemban amanah sebagai Komandan Operasi Daerah IV Tgk Chik Di Tunong Wilayah Samudera Pase pada masa konflik Aceh. Setelah lahirnya perdamaian melalui MoU Helsinki, ia memilih melanjutkan pengabdian melalui jalur politik.
Karier politiknya dimulai sebagai Anggota DPRK Aceh Utara periode 2009–2014. Selanjutnya ia dipercaya memimpin DPRK Aceh Utara sebagai Ketua pada periode 2014–2019, kemudian terpilih menjadi anggota DPRA periode 2019–2024. Pada Pemilu 2024, Ayah Wa kembali memperoleh dukungan masyarakat sebelum akhirnya mengundurkan diri untuk mengikuti Pilkada Aceh Utara.
Bersama Wakil Bupati Tarmizi atau Panyang, Ayah Wa berhasil memenangkan Pilkada Aceh Utara dan kini memimpin Kabupaten Aceh Utara untuk masa jabatan 2025–2030.
Selain aktif di dunia pemerintahan dan politik, Ayah Wa juga terus meningkatkan kapasitas akademiknya. Ia menempuh pendidikan di SD Negeri Matang Serdang, SMP Negeri 2 Tanah Jambo Aye, Pondok Pendidikan Islam Darul Ulum Tanah Merah Bireuen, meraih gelar Sarjana Manajemen di STIM Budi Bakti Bekasi, serta menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI).




