APH Diminta Proses Hukum Mafia Rumah Dhuafa di Perkim Aceh

Selasa, 20 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerhati sosial Reza Angkasah.

Pemerhati sosial Reza Angkasah.

ACEH | MA – Aparat Penegak Hukum (APH) diminta untuk segera mengusut tuntas dugaan praktik jual beli rumah dhuafa yang terjadi di lingkungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh. Isu ini mencuat dan menjadi sorotan publik setelah ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial selama sepekan terakhir.

Pemerhati sosial dari Aceh Utara, Reza Angkasah, menyatakan bahwa kasus dugaan jual beli rumah dhuafa di Kabupaten Bireuen dapat dijadikan pintu masuk untuk membongkar jaringan mafia rumah subsidi yang diduga telah lama bercokol di berbagai wilayah di Provinsi Aceh.

BACA JUGA...  Rais 'Am Dayah Perbatasan Aceh Tenggara Apresiasi Program JMD

“Praktik ini sudah seperti rahasia umum. Ada indikasi kuat bahwa rumah dhuafa yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, malah dijual-belikan kepada pihak yang tidak berhak. Ini sangat meresahkan dan mencoreng citra pemerintah, khususnya di era kepemimpinan H. Muzakir Manaf (Mualem),” ujar Reza kepada media, lewat siaran pers, pada Senin (19/5).

BACA JUGA...  Putri Selam Indonesia Promosikan Destinasi Wisata Aceh

Ia menambahkan bahwa keberanian Pemerintah Aceh untuk melaporkan kasus ini kepada aparat penegak hukum layak diapresiasi, sebagai bentuk komitmen dalam memberantas penyimpangan dan praktik mafia anggaran di instansi pemerintahan.

Namun demikian, Reza juga mendesak agar langkah hukum tersebut tidak berhenti pada kasus di Bireuen saja. Ia meminta agar Gubernur Aceh melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pejabat di lingkungan Dinas Perkim, termasuk dinas-dinas lainnya yang mengelola bantuan sosial.

BACA JUGA...  Pemkab Gelar Sosialisasi Bimbingan Akreditasi RSUD Kabupaten Gayo Lues

Berita Terkait

FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers
H. Zulkarnain Ditunjuk Jadi Ketua Badan Buruh dan Pekerja MPN Pemuda Pancasila
Muhammad Saleh: Siap Berkolaborasi 
Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir
SMSI Aceh Utara Siapkan Anugerah 2026 Pada Pelantikan Desember 
Lima Wartawan Aceh Lolos Sebagai Penguji, SPS dan PWI: Selamat 
SPS Aceh Rekom Lima Wartawan PWI dan  Lulus Calon Penguji

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:25 WIB

FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:12 WIB

H. Zulkarnain Ditunjuk Jadi Ketua Badan Buruh dan Pekerja MPN Pemuda Pancasila

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:14 WIB

SMSI Aceh Utara Siapkan Anugerah 2026 Pada Pelantikan Desember 

Berita Terbaru

 Helmi ketua PETA Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:46 WIB

RAGAM BERITA

FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:25 WIB

Puncak Gunung Lubuk Layu Samadua yang biasanya tampak menghijau dari kejauhan sekitar 3-4 Km, mini terlihat diliputi kabut asap.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:19 WIB

EKBIS

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:13 WIB