ACEH TENGAH (MA) — Alimin Linge, seorang tokoh masyarakat Kecamatan Linge menyatakan dukungan penuh terhadap aktivitas pertambangan rakyat di Kampung Lumut kepada awak media di sebuah Cafe di seputaran Kota Takengon, Aceh Tengah, pada Jum’at (21/2/2025),
Menurutnya, tambang rakyat ini telah berkontribusi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, terutama bagi mereka yang menggantungkan hidup dari sektor tersebut.
Alimin mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak-pihak yang berupaya menutup tambang tanpa memberikan solusi konkret bagi masyarakat yang terdampak. Ia menegaskan bahwa kebijakan menutup tambang tanpa opsi penggantinya hanya akan menambah beban ekonomi warga setempat.
“Kami meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah agar tidak asal menutup tambang rakyat tanpa solusi. Jika usaha pertambangan ini dihentikan, pemerintah wajib memberikan jalan keluar yang jelas untuk masyarakat lingkar tambang,” ujar Alimin.
Lebih jauh, ia memperingatkan bahwa jika ada pemaksaan penutupan tambang tanpa dialog dan solusi yang layak, masyarakat yang bergantung pada tambang akan turun ke jalan untuk menggelar aksi di gedung DPRK Aceh Tengah.
“Kami akan mengadakan aksi sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan yang merugikan masyarakat. Jangan hanya melihat tambang rakyat skala kecil, sedangkan perusahaan besar seperti PT LMR yang akan beroperasi di Abong tidak mendapatkan perhatian serupa,” tegasnya.




