oleh

Aliansi BEM FISIP Se Sumatera Serahkan Nota Kesepahaman Kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang

Banda Aceh (MA)- Koordinator Aliansi BEM FISIP Se- Sumatera serta BEM Fisip Se- Aceh sekitar pukul 20:35 Wib menjumpai menteri Agraria dan Tata Ruang, Bapak Dr. Sofyan A. Djalil, S.H., M.A., M.ALD di Hotel Hermes Palace.

Beliau melakukan kunjungan ke Aceh dalam rangka kegiatan Khanduri Kebangsaan. Di kesempatan kali ini, Menteri Sofyan Jalil di sela-sela memberikan materi kepada unsur elemen pemerintah dan akademisi Aceh .

Teuku Rizza Muly selaku Koordinator Umum BEM FISIP Se- Sumatera dan beberapa perwakilan mahasiswa lainnya menyerahkan Nota Kesepahaman hasil diskusi dari pertemuan BEM FISIP Se – Sumatera yang dilaksanakan 12-16 Februari 2020 di Universitas Syiah Kuala.

Permasalahan yang menjadi titik fokus hasil diskusi diantaranya, Konflik Agraria, Pelanggaran HAM dan Kesehatan. Yang mana isu-isu ini menjadi garis besar permasalahan yang terjadi di Sumatera.

Aliansi BEM FISIP Se- Sumatera berkomitmen akan mengawal 3 (tiga) isu ini selama 1 tahun kedepan dengan tajuk pergerakan “Sumatera Berdaulat”.

“Pergerakan dalam mengawal isu ini akan kita kawal bersama teman-teman mahasiswa Fisip Se- Sumatera selama 1 tahun kedepan. kami akan mengkaji tiga isu ini dan melakukan audiensi dengan Instansi terkait serta mengawal untuk penuntasan tiga permasalahan isu besar kita di Sumatera.  Pastinya tiga hasil dari diskusi tersebut bisa ditindaklanjuti oleh Kementerian dan Instansi terkait,” ujar Teuku Rizza Muly, dalam siaran persnya kepada media ini, Jum’at 21 Februari 2020.

Kemudian, Nota Kesepahaman yang telah di tanda tangani oleh 12 BEM FISIP Universitas Se – Sumatera juga akan di berikan kepada Kementerian/Instansi/Lembaga terkait nantinya. (R)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..