Aksi Umat Islam Minta Pecat Menag

Aksi mahassiswa islam Aceh Tamiang, dalam orasi demo damai minta Menteri Agama dipecat. Kualasimpang, 9 Maret 2022.
example banner

 56 total views,  1 views today

Aksi Umat Islam Minta Pecat Menag

banner 325x300

KUALASIMPANG (MA) – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aksi Umat Islam (AkUI) Kabupaten Aceh Tamiang lakukan aksi unjuk rasa di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat. Rabu, 9 Maret 2022. Minta Menteri Agama Republik Indonesia dicopot dari jabatannya, karena sudah melukai hati dan perasaan umat islam.

Dalam pernyataannya Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, menyamakan suara Azan dengan suara lolongan anjing. Menurut para aksi unjuk rasa, pernyataan tersebut sangat melukai, merendahkan dan menyakitkan umat Islam.

Disisi lain, Mahasiswa juga menolak surat edaran menteri Agama RI No 5 tahun 2022. Dan minta pecat Kakanwil Provinsi Aceh karena di anggap telah mengangkangi kekhususan Daerah Aceh.

Lalu para pendemo menganggap Kaknwil Kemenag Aceh dianggap mendukung surat edaran Kementrian Agama RI No 5 tahun 2022 tentang pedoman pengeras suara untuk mesjid dan mushalla.

Mereka mendesak Kemenag Aceh Tamiang dikarenakan juga dianggap tidak berani mengambil kebijakan atau keputusan demi kepentingan umat.

Mendesak pimpinan DPRK beserta anggota untuk meminta Bupati menerbitkan surat edaran penolakan tentang surat edaran menteri Agama RI No. 5 tahun 2022 dan menerbitkan surat edaran untuk menerapkan syariat Islam sebagai mana mestinya.

Kedatangan mahasiswa disambut oleh ketua DPRK Aceh Tamiang Suprianto beserta tiga anggota dan berakhir dengan tawaran untuk berunding di ruangan rapat utama dan menyetujui permintaan para mahasiswa yang melakukan aksi damai di gedung DPR K itu.

Data-data yang didapat atjehdailly.id di lapangan aksi damai yang dilakukan para mahasiswa tersebut berlangsung tanpa keributan.

Aksi damai dikawal dari pihak keamanan dari Polres Aceh Tamiang bersama Satpol PP. Aksi damai yang di pimpimpin oleh Koordinator 1 Khairul Fadli, Afrizal NJ, Sahda Gavinda dan Chaidir Azhar berlangsung Sekitar lebih kurang dua jam lebih itu akhirnya bubar dengan damai sekitar pukul 12.00 Wib. [Zul Herman].

 

banner 325x300
Penulis: ZulhermanEditor: Syawaluddin Ksp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...