oleh

Aksi DOA Didukung KSPI dan Ditanggapi Dewan PA

Banda Aceh (ADC) – Puluhan masa aksi yang tergabung dalam Driver Ojol Aceh(DOA) menggelar aksi damai di depan gedung DPR-Aceh pada selasa, 3 September 2019.

Dalam pernyataan sikap DOA yang disampaikan Koordinator Aksi, Ghillan Abrarri menolak dengan tegas kebijakan PT. Gojek Indonesia terkait pemotongan bonus harian driver, dan mereka meminta PT. Gojek Indonesia agar mengembalikan bonus harian seperti semula, Yakni 80.000 rupiah. Bila PT. Gojek Indonesia tetap bertahan dengan kebijakan yang baru, DOA meminta untuk menaikkan bonus harian 100.000 rupiah dengan skema kerja terbaru. Dan mereka mendesak PT. Gojek Indonesia memutasi atau memberhentikan pimpinan Gojek Banda Aceh dan membenahi seluruh struktur manajemen kantor cabang Gojek BandaAceh.

Mereka(DOA) mengganggap PT. Gojek Indonesia hanya mencari keuntungan besar bagi perusahaan dengan menekan para driver untuk bekerja lebih, Namun para driver hanya memperoleh bonus yang kecil, Bahkan PT. Gojek Indonesia dianggap telah mengeluarkan kebijakan yang semena – mena dan tidak manusiawi terhadap seluruh driver.

Perwakilan KSPI yang tergabung dalam massa aksi, Pada orasinya menyampaikan dukungan terhadap aksi yang digelar DOA menuntut hak – hak normatif pekerja, dan mengharapkan pada dewan agar dapat memperjuangkan kesejahteraan bagi pekerja, Perwakilan KSPI dalam orasinya menyatakan “Aceh saat ini masih tergolong daerah yang dominan masyarakat dan pekerjanya yang miskin sesumatera bahkan menjadi nomor satu di Indonesia dengan angka rata rata diatas nasional,” Orasinya.

Perwakilan KSPI mengangap kehadiran DOA telah mengurangi angka pengangguran, untuk itu dia meminta kepada para dewan agar dapat memberikan kontribusi dan dukungan, dia juga meminta perwakilan DOA untuk dipanggil.

Lalu, Aksi DOA ditanggapi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh(PA), Dahlan Jamaluddin. Ia mengatakan menyambut baik aksi DOA, dan berterimakasih atas aksi yang dilakukan dengan tertib dan damai, dan akan segera menindak lanjuti dengan memanggil dan berkoordinasi dengan dinas tenaga kerja Aceh untuk memproses semua aspirasi dan tuntutan teman – teman DOA, Ucap Dahlan.

Selanjutnya massa aksi DOA menyatakan melanjutkan aksinya ke kantor Gubernur Aceh. (Mukhlisin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..