Agar Tidak Terkesan One Man Show, Panglima Laot Aceh: Segera Lakukan Rapat Pengurus

Kamis, 13 Oktober 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, (MA) Lembaga adat panglima laot Aceh yang dipimpin oleh ketua harian Panglima Laot Aceh pawang Baharuddin (pawang baha) diminta agar segera melakukan rapat pengurus untuk melakukan konsolidasi lembaga pasca ditinggalkan oleh Alm T Bustamam.

“Rapat pengurus Panglima laot Aceh ini sangat penting untuk membicarakan isu-isu strategis yang dihadapi nelayan selama ini di Aceh, seperti permasalahan BBM dan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka). Untuk itu rapat ini harus segera dilakukan,” ungkap Wakil Ketua Panglima Laot Aceh, Pawang Badruddin Yunus SH (pawang din jeunib) kepada media, jumat 14 Oktober 2022.

BACA JUGA...  Plt Camat Langkahan Muzakir Kukuhkan Pengurus LPTQ Periode 2025-2030

Menurut Pawang Din, terbatasnya ketersediaan solar bagi nelayan di Aceh berdampak terhadap aktivitas nelayan. “Biasanya para nelayan ini beli ke pengecer mau tidak mau. Karena kalau tidak ada solar, perahu tidak bisa jalan dan nelayan tidak bisa melaut. Hal itu tentunya harus menjadi kepedulian Panglima Laot Aceh yang dipimpin oleh PW Baharuddin. Jangan jabatan suka, sementara kerja tidak ada,”tegasnya.

Di samping masalah BBM, kata Pawang Din Jeunib, masyarakat nelayan Aceh juga masih terkendala dalam hal memperoleh kartu KUSUKA yang digunakan sebagai identitas tunggal pelaku usaha kelautan dan perikanan. “Yang berhak memiliki kartu ini adalah nelayan, pembudidaya ikan, petambak garam, pemasar ikan, pengolah ikan dan pengusaha jasa pengiriman hasil perikanan. Jadi, Panglima Laot sebagai lembaga adat diharapkan dapat memfasilitasi nelayan agar memperoleh kartu identitas ini nantinya,” jelasnya.

BACA JUGA...  Arisman Nelayan Aceh Singkil Diterkam Buaya 

Bahkan, lanjut Pawang Din Jeunib, sekarang ini kartu KUSUKA telah menjadi syarat mutlak bagi calon penerima bantuan pemerintah yang disalurkan melalui KKP, tentunya hal itu harus menjadi perhatian panglima laot Aceh.

Selain, menjadi identitas pelaku usaha kelautan dan perikanan, Kartu KUSUKA juga berfungsi sebagai basis data untuk memudahkan perlindungan dan pemberdayaan nelayan.

BACA JUGA...  Rahmatsah Desak Pemerintah Serius Tangani Nelayan yang Ditahan di Thailand

Pawang Badruddin juga berharap agar program prioritas penguatan hukum adat juga harus diperhatikan agar konflik antar nelayan dapat diselesaikan secara adat dan tidak akan mewariskan dendam sesama nelayan.

” Kita minta Panglima Laot Aceh harus bersinergi dan membangun kerja sama dengan seluruh pengurus panglima laot Aceh. Jangan one man show, kita harus ingat bahwa mewujudkan kesejahteraan nelayan Aceh 100% harus menjadi misi dan cita cita bersama,”tegasnya lagi.(R).

Berita Terkait

PPAB GMNI USK: Merah dalam Ideologi, Tegas dalam Perjuangan, Membangun Kader yang Berpihak pada Rakyat
Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah
Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian
35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional
SMSI Aceh Utara Dikukuhkan, Tgk. Jambe: Media Memiliki Peran Strategis 
HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka
Dipapah Anak, Mantan Kontributor Metro TV Tetap Ikuti Uji Kompetensi Wartawan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:17 WIB

PPAB GMNI USK: Merah dalam Ideologi, Tegas dalam Perjuangan, Membangun Kader yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 6 September 2026 - 15:34 WIB

Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Minggu, 6 September 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian

Minggu, 6 September 2026 - 12:59 WIB

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 September 2026 - 11:59 WIB

SMSI Aceh Utara Dikukuhkan, Tgk. Jambe: Media Memiliki Peran Strategis 

Berita Terbaru

OLAHRAGA

Tak Boleh Ada Pemain Profesional di Liga Santri 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:08 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik Direktur Utama PT Bina Usaha dan jajaran Komisaris.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:52 WIB