Arisman Nelayan Aceh Singkil Diterkam Buaya 

Rabu, 17 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Arisman Nelayan yang diterkam buaya.

Kondisi Arisman Nelayan yang diterkam buaya.

SINGKIL (MA) – Arisman Gulo (25), nelayan asal Dusun Kepeng, Desa Asantola, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil mengalami luka berat setelah diterkam buaya air asin.

Insiden tragis ini terjadi pada Rabu, (17/7) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, saat Arisman melaut di perairan Lahengkem, sekitar 300 meter dari desanya.

BACA JUGA...  DPP PKB Rekom Ayah Wa-Panyang di Pilkada 2024 Untuk Cabup-Cawabup Aceh Utara

Kapolsek Pulau Banyak, IPTU Erianto Tanjung, menjelaskan bahwa perairan tersebut umumnya aman bagi nelayan. Namun, saat sedang mencari ikan, Arisman tiba-tiba di serang buaya muncul dari kedalaman air, mengakibatkan luka serius di seluruh tubuhnya.

Rekan-rekan nelayan yang berada tidak jauh dari lokasi mendengar teriakan Arisman dan segera berusaha menolong dengan menombak kepala buaya. Beruntung, gigitan buaya terlepas, dan Arisman berhasil ditarik ke darat. Sekitar pukul 04.00 WIB, ia dilarikan ke Puskesmas Pulau Banyak Barat untuk perawatan intensif.

BACA JUGA...  SAPA Serahkan Rekomendasi Terkait Pokir Dewan

Kepala Desa Asantola, Mufliadi, menambahkan bahwa Arisman sedang melaut bersama empat rekannya. Saat rekan-rekannya sudah kembali ke permukaan, Arisman masih menyelam ketika serangan buaya terjadi.

Pihak berwenang setempat kini sedang menyelidiki kejadian ini untuk memastikan keselamatan warga di kawasan tersebut. Arisman saat ini masih dirawat di Puskesmas dengan luka serius di kepala serta bekas gigitan dan cakaran di kaki. (Fandi Perdana)

BACA JUGA...  Tokoh Muda Aceh, Rahmat Asri Sufa: Fatwa Haram Game PUBG di Aceh Sudah Tepat

Berita Terkait

Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas
Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum
Banjir Terus Mengancam
Upah Belum Dibayar, Pekerja: Kami Kekantor Tapi Tidak Ditanggapi 

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Selasa, 29 September 2026 - 17:49 WIB

Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:24 WIB

Kegiatan DPC Partai Demokrat Aceh Tengah dalam rangka Setetes Darah Untuk Sejuta Harapan bekerja sama dengan RSU Datu Beru Takengon

POLITIK

Demokrat Aceh Tengah Gelar Donor Darah 

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:48 WIB

Serah terima pengurus PGRI PC TJA lama dengan baru yang disaksikan oleh Wakil Ketua I dan II PD PGRI Kabupaten Aceh Utara di aula K3S TJA, Rabu, (14/10).

PEMERINTAHAN

Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:32 WIB

TNI bersama warga Ase sedang melakukan pekerjaan pembangunan jembatan beton.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Bangun Jembatan Beton di Aceh Selatan 

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:36 WIB

KESEHATAN

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:27 WIB