Pangan Mahal, Rakyat Tercekik: Saatnya Mendag Budi Santoso Mundur!

Selasa, 5 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA  | MA — Indonesia tengah menghadapi badai kenaikan harga pangan yang mencekik daya beli masyarakat di awal Mei 2026. Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) menunjukkan tren merah pada hampir seluruh komoditas utama. Alih-alih melakukan intervensi pasar yang efektif, pemerintah justru melontarkan sinyal kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita, sebuah kebijakan yang dinilai kian memperburuk beban hidup rakyat kecil.

BACA JUGA...  DPR RI Akan Revisi UUPA, DPRA dan Tim Ahli Sosialisasikan Perubahan Draf

Berdasarkan data PIHPS, kenaikan paling drastis terjadi pada komoditas cabai merah keriting yang melonjak 13,17 persen menjadi Rp52.850 per kg, dan cabai merah besar naik 10,08 persen ke angka Rp54.600 per kg. Sektor bumbu dapur lainnya seperti bawang merah pun tak mau ketinggalan, melonjak tajam 14,57 persen menjadi Rp52.700 per kg.

BACA JUGA...  Dinilai Gagal Kelola RSUD-YA, Direktur Diminta Mundur

Bahkan, harga beras, sebagai urat nadi pangan nasional, terus merangkak naik di mana kualitas bawah saja kini menyentuh Rp15.650 per kg (naik 7,56 persen).

Kondisi darurat pangan ini memicu reaksi keras dari Sekretaris Jenderal MataHukum, Muksin Nasir, menegaskan bahwa angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan representasi dari derita dapur warga yang kian pengap.

BACA JUGA...  Turun Naik Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan, Indikatornya?

“Data PIHPS sudah bicara terang-benderang. Dari cabai, bawang, gula yang naik 17 persen, hingga beras dan daging sapi yang menembus Rp150.000 per kg. Ini adalah potret kegagalan nyata khususnya kementerian perdagangan dalam menjamin hak dasar rakyat untuk mendapatkan harga pangan murah,” ujar Muksin Nasir dalam keterangan resminya, Senin (4/5).

Berita Terkait

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Berita Terbaru

Oplus_131072

RAGAM BERITA

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:58 WIB

NANGGROE

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:53 WIB

RAGAM BERITA

WALHI: Selamatkan Bumi

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:44 WIB

Penyambutan Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) pada acara HUT Kabupaten Pidie Ke-515 tahun.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:13 WIB

Skuat Aceh Timur Di Gala Siswa Nasional (GSI) Tingkat Provinsi Aceh.

OLAHRAGA

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:49 WIB