Calon Jaksa Agung Beragam Profil, Ada yang Inovatif hingga Ahli Kasus Besar

JAKARTA  | MA — Seiring dengan tuntutan akan perubahan kepemimpinan di Kejaksaan Agung, berbagai nama figur berpengaruh dalam dunia hukum dan pemerintahan muncul sebagai calon potensial Jaksa Agung. Di antaranya adalah Profesor Yusril Iza Mahendra, mantan Menko Polhukam Prof Mahfud MD, Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Reda Manthovani, dan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jam-Pidsus) Febrie Ardiansyah.

BACA JUGA...  Mahfudz Y Loethan: Kemenangan Mualem-Dek Fadh Awal Perubahan untuk Aceh yang Lebih Baik

Masing-masing memiliki profil dan prestasi yang khas, serta menghadapi dinamika polemik terkait dengan sistem penegakan hukum dan pelaporan kasus di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Prof Yusril Iza Mahendra: Tokoh Hukum dengan Fondasi Konstitusional Kokoh

Sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum dan HAM, Imigrasi dan Permasyarakatan dan mantan Menteri Hukum dan HAM serta ahli hukum konstitusi ternama, Prof Yusril Iza Mahendra dikenal memiliki pemahaman mendalam tentang tata hukum negara. Ia pernah terlibat dalam penyusunan berbagai regulasi penting, termasuk revisi UUD 1945 dan perumusan undang-undang dasar di bidang hukum.

BACA JUGA...  Langkah Prabowo di "Board of Peace" Dinilai Berpotensi Melanggar Konstitusi

Sekedar informasi, Yusril juga aktif dalam mengembangkan lembaga pendidikan hukum dan pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (PERADI) periode 2009-2013. Namun, beberapa pihak juga mengangkat pandangan bahwa posisinya yang dekat dengan sejumlah kelompok politik mungkin menjadi pertimbangan dalam kepemimpinannya di kejaksaan.