“Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dandim dan seluruh personel Kodim 0102/Pidie atas dedikasi dan keikhlasan dalam menyelesaikan renovasi rumah ini. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di bulan yang penuh berkah ini, semoga bantuan ini menjadi nilai ibadah dan membawa ketenangan bagi keluarga Pak Jai.”
[Kolonel Infanteri Ali Imran. Danrem 011 Lilawangsa].
PAGI ITU, halaman rumah sederhana di Desa Lampoh Krueng, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, lebih ramai dari biasanya. Sejumlah prajurit berseragam loreng berdiri berbaris rapi.
Di depan mereka, sepasang lansia menunggu dengan wajah haru. Di tangan Komandan Korem 011/Lilawangsa, sebuah kunci rumah menjadi simbol perubahan nasib bagi Jai Mikarza (75) dan istrinya, Mumun Sofiah.
Di bawah komando Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Infanteri Ali Imran, program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah Layak Huni (RLH) kembali direalisasikan. Kali ini, giliran pasangan lansia kurang mampu di Desa Lampoh Krueng yang menerima manfaat.
Rumah lama mereka sebelumnya berdinding papan lapuk dengan atap yang bocor di beberapa bagian. Saat hujan turun, air merembes ke dalam rumah.




