Jelang Ramadhan, Bireuen Mengukir Sejarah Kemanusiaan

Kamis, 12 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN | MA —  Menjelang ramadhan 1447 tahun ini. Masyarakat Bireuen membuktikan bahwa kasih sayang jauh lebih kuat dari rasa takut akan jarum suntik. Setidaknya 125 kantong darah berhasil dikumpulkan di Alun-alun Pusat Kota Bireuen, Kamis (12/2) yang di gagas Palang Merah Indonesia (PMI) setempat.

Angka sebesar itu belum pernah tersentuh sebelumnya dalam sejarah PMI Bireuen. Bukan sekadar statistik, setiap kantong yang terisi adalah napas baru bagi mereka yang sedang terbaring lemah di RSUD dr. Fauziah Bireuen, Artinya ketulusan dari wajah para pendonor yang datang demi satu tujuan, memastikan tidak ada nyawa yang redup hanya karena kekurangan stok darah saat bulan suci tiba.

BACA JUGA...  Optimalkan Layanan Publik, Ini Harapan Sekda Aceh Selatan

“Ini bukan sekadar angka, tapi simbol persatuan. Setiap tetesnya adalah harapan bagi saudara kita yang sedang berjuang untuk sembuh,” ungkap Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra (Bang Edi Obama), dengan nada haru.

Didampingi sang istri, Ns. Selisna Devi, Edi menyaksikan langsung bagaimana semangat Ta’awun (tolong-menolong) mendarah daging di tanah Bireuen. Di saat kebutuhan darah meroket namun stok menipis, rakyat Bireuen menjawabnya dengan pengorbanan nyata.

BACA JUGA...  Ayah Wa Bupati Aceh Utara Terpilih, Hadiri Haul ke-37 Abon Aziz Mudi Mesra Samalanga

Sejarah hari ini mencatat, Bireuen tidak hanya memberi darah, mereka memberikan masa depan bagi mereka yang sedang berputus asa. Karena pada akhirnya, keberkahan hidup bukan tentang apa yang kita simpan, tapi tentang apa yang kita berikan untuk menyelamatkan sesama, pungkasnya. (Maimun Mirdaz).

Berita Terkait

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 Sep 2026 - 17:32 WIB

Rapat pembahasan APBK di DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lepas sambut Kapolres Aceh Tengah.

RAGAM BERITA

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Senin, 14 Sep 2026 - 17:05 WIB

Ketua Kopsen Baitul Qiradh Baburrayyan Rizwan Husein sedang sosialisasi cara Penguatan Jaringan Usaha bagi Koperasi Desa Merah Putih.

EKBIS

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Senin, 14 Sep 2026 - 16:57 WIB