Sertipikat Lama Berpotensi Tumpang Tindih, Menteri Nusron Minta Warga Cek Ulang

Selasa, 18 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR  | MA — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meminta masyarakat pemilik sertipikat tanah terbitan lama segera melakukan pemutakhiran data. Imbauan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi bersama kepala daerah se-Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (13/11/2025).

Menurut Nusron, sebagian besar kasus tumpang tindih sertipikat muncul karena dokumen lama belum masuk dalam basis data digital pertanahan. Kondisi itu membuat bidang tanah tampak kosong di sistem, sehingga ketika ada pemohon lain yang membawa dokumen fisik dan yuridis lengkap, sertipikat baru bisa terbit.

BACA JUGA...  Menteri Nusron Dorong Pemda Bebaskan BPHTB bagi Warga Kurang Mampu

Ia menjelaskan, sertipikat yang diterbitkan pada era 1960-an hingga 1990-an sangat rentan bermasalah karena regulasi, infrastruktur, serta teknologi pertanahan ketika itu belum memadai. Tanah yang tidak dijaga, minim komunikasi antar warga, hingga pemerintah desa yang tidak mengetahui status lahan, semakin memperbesar potensi sertipikat ganda.

Untuk mengurangi risiko tersebut, Nusron mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi Sentuh Tanahku. Aplikasi resmi ATR/BPN itu memungkinkan pemilik tanah mengecek informasi dasar bidang tanah, memantau proses layanan, serta memastikan data yang tercatat sudah sesuai. Pengecekan awal melalui aplikasi diharapkan mengurangi hambatan saat warga datang ke kantor pertanahan untuk pemutakhiran data.

BACA JUGA...  Belanja Modal Pemerintah Aceh Dibawah Rata-Rata Nasional

Berita Terkait

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Berita Terbaru

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB