Nusron Wahid Dorong Sertipikasi Tanah Pendidikan

Selasa, 14 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid berbincang dengan mahasiswa dan perwakilan perguruan tinggi saat kegiatan KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan di Pekalongan, Senin (13/10/2025). Foto: Ist

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid berbincang dengan mahasiswa dan perwakilan perguruan tinggi saat kegiatan KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan di Pekalongan, Senin (13/10/2025). Foto: Ist

PEKALONGAN (MA)— Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan pentingnya percepatan sertipikasi tanah lembaga pendidikan dan tanah wakaf sebagai upaya melindungi aset umat. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi, mahasiswa kini turut berperan aktif dalam program percepatan sertipikasi tanah wakaf lewat kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Ekoteologi dan Pertanahan di Pekalongan.

Program ini menjadi langkah konkret pemerintah bersama perguruan tinggi untuk membantu masyarakat memahami pentingnya legalitas tanah wakaf sekaligus mendorong proses pendaftarannya ke Kementerian ATR/BPN.

“Kewajiban untuk mendaftarkan tanah adalah tanggung jawab pemerintah, tapi dalam pelaksanaannya, partisipasi pemilik tanah tetap dibutuhkan. Di sinilah pentingnya keterlibatan mahasiswa, untuk turun langsung membantu masyarakat yang belum paham menjadi paham, lalu mendaftarkan tanah wakafnya ke ATR/BPN,” ujar Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, Pejabat Pembuat Akta Tanah dan Mitra Kerja, Ana Anida, saat kegiatan penerjunan mahasiswa KKN Tematik UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Senin (13/10/2025).

BACA JUGA...  Menteri Nusron: Selama Jajaran BPN Tidak Mau Kongkalikong, Mafia Tanah Pasti Kabur

Menurut data Kementerian ATR/BPN, baru 40% tanah wakaf di Indonesia yang telah bersertipikat, sedangkan sekitar 60% sisanya masih belum terdaftar secara resmi. Kondisi ini menjadi pekerjaan besar lintas sektor yang melibatkan tidak hanya Kementerian ATR/BPN, tetapi juga Kementerian Agama melalui penerbitan akta ikrar wakaf.

Dalam KKN Tematik kali ini, sebanyak 500 mahasiswa diterjunkan untuk menginventarisasi dan mengidentifikasi 2.093 bidang tanah wakaf di Kota dan Kabupaten Pekalongan. Jika seluruh proses berjalan lancar, tanah wakaf di wilayah tersebut diharapkan dapat tersertipikasi seluruhnya.

BACA JUGA...  Ruangan Biro Humas ATR/BPN Terbakar, Nusron Wahid: Api Sudah Dipadamkan 

“Kalau semua tanah wakaf ini bisa tersertipikatkan, saya kira ini akan sangat bermanfaat. Aset umat menjadi lebih aman secara hukum, bahkan dapat dikembangkan menjadi wakaf produktif, seperti yang disampaikan Pak Menteri,” tambah Ana Anida.

Sejalan dengan itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur, menilai bahwa sinergi pemerintah, kampus, dan masyarakat menjadi langkah strategis untuk mempercepat sertipikasi tanah wakaf nasional.

BACA JUGA...  Berbau KKN, Timses MANIS Jadi Plt. Dua Direktur

“Hari ini kita menjadi saksi bersama dari Pekalongan, kita tengah bangkit untuk mendorong percepatan sertipikasi tanah wakaf. Mudah-mudahan kehadiran Rektor dari berbagai provinsi bisa menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penyelesaian, tetapi juga akselerasi,” ujar Waryono.

Kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN, Kementerian Agama, dan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melalui program KKN Tematik ini diharapkan tidak hanya mempercepat legalisasi tanah wakaf, tetapi juga memperkuat edukasi masyarakat terkait pengelolaan wakaf yang aman, transparan, dan produktif untuk kemaslahatan umat. (R)

Berita Terkait

Dalami Teknik Olah TKP, Satreskrim Polres Sabang Gelar Pelatihan
Indonesia Bidik Kemitraan Strategis Migas di ADIPEC 2026
Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers
Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:05 WIB

Dalami Teknik Olah TKP, Satreskrim Polres Sabang Gelar Pelatihan

Rabu, 4 November 2026 - 21:43 WIB

Indonesia Bidik Kemitraan Strategis Migas di ADIPEC 2026

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

Berita Terbaru

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB