JAKARTA (MEDIAACEH)– Akhirnya senjata senjata ilegal yang diungkapkan oleh pihak TNI mulai terungkap satu persatu, bahkan kedatangannya kali ini menggunakan kapal laut dan kemudian di drop ke Gudang Mabes Polri, Jalan Gelora Senayan Jakarta Selatan.
Munculnya senjata sebanyak satu unit kontainer berukuran 20 VIT dengan nomor HDMU 249273 (0 22 G 1) diangkut menggunakan mobil truk trailer dengan nomor polisi B 9204 WV.
Muatan peti kemas yang diangkut dengan kapal bernama MV Hyundai Supreme yang berbendera Korea Selatan, berisi berbagai macam jenis senjata, dipesan atas nama pemilik Bambang T, dengan nama importir PT. Bintang Cakra Kencana yang beralamat di jalan Raya Solo Semerang Km. 15 Desa Batan Kecamatan Banyu Dono Kabupaten Boyolali Jawa Tengah.
Selain berisi 500 box amunisi, sekitar 500.00 butir amunisi kaliber 9 milimeter, juga tercatat beberapa jenis macam kaliber amunisi sesuai dengan daftar muatan barang yang tercantum dalam manifest kapal, sebagai berikut :
– Kaliber 9 Mm : 1.000.000 butir
– Kaliber 38/ 357 : 500.000 butir
– Kaliber 40/ 45 /44 : 500.000 butir
– Kaliber 223: 100.000 butir
– Kaliber 327 -5,7×28-7,65: 100.000 butir
– Kaliber 223 / 22-250 : 100.000 butir
– Kaliber 25-06/25 : 50.000 butir
– Kaliber 3,8-30 : 50.000 butir
– Kaliber 30.06 : 50.000 butir
– Kaliber 270/7Mm : 50.000 butir
– Kaliber 300 : 50.000 butir
– Kaliber 374 : 50.000 butir
– Kaliber 6,5/ 6 Mm : 50.000 butir
– Kaliber 243 : 50.000 butir
Muatan yang diangkut oleh Kapal MV. Hyundai Supreme ini tiba di pelabuhan Koja Jakarta Utara, sejak Kamis (5/10/17) dan baru bisa diturunkan dan diangkut menuju ke Gudang Mabes Polri usai menunggu surat ijin dari pihak Bea Cukai. Truk ini dikawal oleh Lettu Inf. Retno Hadi, salah satu anggota dari Badan Intelejen Strategis alias BAIS. (beragam sumber)





