Proyek Embung Lhok Gajah Mulai Bermasalah

Rabu, 4 Oktober 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi  geomembran. Foto: Net

Ilustrasi geomembran. Foto: Net

ACEH UTARA (MEDIAACEH)– Anggaran Otsus tahun 2016 sebesar 7,254,102,0110 rupiah pada Dinas Pengairan dan Energi Sumber Daya Air Aceh Utara untuk pekerjaan lanjutan pembangunan Embung Lhok Gajah terkuras hanya untuk pengerukan, penimbunan dan pemasangan batu. anehnya batu tersebutpun mulai terbawa arus.

Menanggapi kondisi itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pengairan dan Energi Sumber Daya Air, Muhammad, ST mengatakan anggaran tersebut tidak terdapat item pemasangan geomembran. Menurut dia, geomeembran sudah dipasang pada pekerjaan lanjutan dengan menggunakan anggaran 2015.

BACA JUGA...  Proyek APBN Terbengkalai dan Mangkrak, Hanter Minta TA Khalid Awasi 

“Kita tidak membayar pekerjaan yang dilakukan pada tahun 2015,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 2 Oktober 2017 lalu.

“Kita langsung memasang batu retrap di tebing embung, sebab sebelumnya sudah dipasang geomembran dengan menggunakan dana tahun anggaran sebelumnya,” ujarnya.

Kegiatan Pembangunan Embung dan Bangunan penampung air lainnya dengan pekerjaan lanjutan pembangunan Embung Lhok Gajah dengan menguras anggaran sebesar negara bersumber dana otsus Kabupaten Aceh Utara senilai Rp. 7,254,102,0110, berupa penimbunan dan pemasangan batu retrap dan pengerukan

BACA JUGA...  Tolak Sistem Pemilu Coblos Lambang Partai, Kader Demokrat ini Daftar Ke MK

Sebelumnya, PPTK mengatakan di tebing dipasang batu gajah dan sekarang berubah berupa pemasangan retrap dan pengerukan tebing.

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, Pembangunan Embung Lhok Gajah yang terletak di Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Propinsi Aceh mulai rusak, meski pemasangan batu gajah baru dikerjakan dengan anggaran Otsus 2016.

Pantauan awak media di lapangan, batu yang dipasang sudah tidak lagi berada di tempat pemasangan, mungkin karena kecilnya batu yang dipasang.

Menurut Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pengairan dan Energi Sumber Daya Air,Muhammad, kegiatan di Embung Lhok Gajah pada tahun 2016 berupa pemasangan Batu Gajah di tebing dan juga penimbunan krueng atau sungai.

BACA JUGA...  Kejar Potensi PAD, BPKK Sasar Pajak MBLB Pengguna Material Proyek di Aceh Tengah 

“Tahun 2016, kita lakukan pemasangan batu gajah di tebing sepanjang 200 meter dan juga pemotongan Sungai agar mengalir ke pintu air yang sudah dibangun tahun sebelumnya,” ujar Muhammad.

Selanjutnya Muhammad sang  PPTK itu menegaskan, anggaran proyek sebesar Rp. 7,2 Milyar dari pos  Dana Pekerjaan Lhok Gajah Hanya Untuk Pengerukan, Penimbunan dan Pemasangan Batu. (TM)

Berita Terkait

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Polri dan Pimred Perkuat Perlindungan Wartawan
Anwar Tgk Rabo Pimpin PSI Aceh
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 September 2026 - 19:42 WIB

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Jumat, 11 September 2026 - 23:39 WIB

Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

Polri dan Pimred Perkuat Perlindungan Wartawan

Berita Terbaru

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB