Subhanallah ! Caffe Milik Oknum Anggota Dewan Tak Hormati Orang Sholat

Sabang (MEDIAACEH)-Suhanallah Caffe Aci Rasa yang terletak di jalan Malahayati, Gampong Kuta Barat Kecamatan Sukakarya Kota Sabang sangat keterlaluan.

Pasalnya, Caffe (warung) milik oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang tersebut tak menghargai orang yang sedang melaksanakan sholat magrib.

Hal tersebut terjadi ketika sedang sholat magrib minggu (13/08/17), dimana ratusan pengunjung yang betada dalam Caffe tersebut berteriak sorak-sorakan, menonton siaran langsung Motor GP.

BACA JUGA...  Maling Bobol Mobil Mewah Anggota DPRK Bireuen

Padahal sebelumnya sudah ada seruan dan himbauan, dari Pemerintah Kota (Pemko) agar seluruh tempat usaha terutama warung makanan, supaya pada saat sholat magrib tiba dihentikan sejenak kegiatannya dengan menatikan lampunya.

Namun sungguh aneh yang dilakukan pemilik Caffe oknum anggota wakil rakyat Partai Nasdem yang sudah haji ini. Dia tidak menghiraukan himbauan bahkan, mengenyampingkan syariat islam.

BACA JUGA...  Kapolsek: Bukan Anggota, Mereka Sesama Warga Aceh Tengah Ribut Dipicu Musik Keras Saat Pesta Miras

Salah seorang pendatang usai melaksanakan sholat magrib kepada media ini mempertanyakan, apakah pemilik Caffe dan yang sedang nonton Motor GP tersebut non muslim.

Seharusnya siapa pun mereka harus menghormati hak orang lain, apalagi orang sedang beribadah. Saya kaget mendengar orang-orang teriakan di Caffe itu sampai kedengaran ke Mesjid

“Subhanallah saya belum pernah melihat di Kabupaten/Kota lainnya di provinsi Aceh, kecuali disini ada orang yang tidak menghargai orang sholat”., ucap pendatang yang mengaku bernana M. Sufi.

BACA JUGA...  Setelah 3 Tahun Pembatalan Qanun Bendera, DPRA Dinilai Seperti Kura-Kura dalam Perahu

Sementara dari amatan awak media beberapa waktu lalu, saat menjelang magrib ada petugas Walayatul Hisbah (WH), mengontrol sekaligus meminta pengusaha menghentikan aktifitas sejenak.

Kemudian sejumlah Caffe lainnya ketika magrib tiba pemilik menghentikan aktifitasnya, kecuali Caffe yang satu ini. (jalal)