Subhanallah ! Caffe Milik Oknum Anggota Dewan Tak Hormati Orang Sholat

Minggu, 13 Agustus 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang (MEDIAACEH)-Suhanallah Caffe Aci Rasa yang terletak di jalan Malahayati, Gampong Kuta Barat Kecamatan Sukakarya Kota Sabang sangat keterlaluan.

Pasalnya, Caffe (warung) milik oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang tersebut tak menghargai orang yang sedang melaksanakan sholat magrib.

Hal tersebut terjadi ketika sedang sholat magrib minggu (13/08/17), dimana ratusan pengunjung yang betada dalam Caffe tersebut berteriak sorak-sorakan, menonton siaran langsung Motor GP.

BACA JUGA...  Proses PAW Kader PBB di DPRK Pidie Jaya Dinilai Cacat Hukum

Padahal sebelumnya sudah ada seruan dan himbauan, dari Pemerintah Kota (Pemko) agar seluruh tempat usaha terutama warung makanan, supaya pada saat sholat magrib tiba dihentikan sejenak kegiatannya dengan menatikan lampunya.

Namun sungguh aneh yang dilakukan pemilik Caffe oknum anggota wakil rakyat Partai Nasdem yang sudah haji ini. Dia tidak menghiraukan himbauan bahkan, mengenyampingkan syariat islam.

BACA JUGA...  Dewan Minta Bupati Aceh Utara Evaluasi Kinerja Kadis DLHK

Salah seorang pendatang usai melaksanakan sholat magrib kepada media ini mempertanyakan, apakah pemilik Caffe dan yang sedang nonton Motor GP tersebut non muslim.

Seharusnya siapa pun mereka harus menghormati hak orang lain, apalagi orang sedang beribadah. Saya kaget mendengar orang-orang teriakan di Caffe itu sampai kedengaran ke Mesjid

“Subhanallah saya belum pernah melihat di Kabupaten/Kota lainnya di provinsi Aceh, kecuali disini ada orang yang tidak menghargai orang sholat”., ucap pendatang yang mengaku bernana M. Sufi.

BACA JUGA...  Panwaslih Aceh Utara bersama Satpol PP Turunkan APK. Syahrizal: Kita Lakukan Sesuai dengan Aturan

Sementara dari amatan awak media beberapa waktu lalu, saat menjelang magrib ada petugas Walayatul Hisbah (WH), mengontrol sekaligus meminta pengusaha menghentikan aktifitas sejenak.

Kemudian sejumlah Caffe lainnya ketika magrib tiba pemilik menghentikan aktifitasnya, kecuali Caffe yang satu ini. (jalal)

Berita Terkait

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan
Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah
Lima Hari Banjir di Aceh Selatan, Ratusan Korban Masih Mengungsi
Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk
Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur
Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 
Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:50 WIB

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan

Minggu, 1 November 2026 - 17:51 WIB

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 November 2026 - 17:45 WIB

Lima Hari Banjir di Aceh Selatan, Ratusan Korban Masih Mengungsi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB