Dari FGD Terungkap Industri Hilirisasi Sawit Aceh Terkendala Bahan Baku CPO

Minggu, 13 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH (MA) Dari 423 ribu ha perkebunan sawit di Aceh, hanya 48% yang dimiliki oleh perusahaan besar. Sisanya merupakan perkebunan masyarakat, yang menghidupi lebih dari 146 ribu kepala keluarga,” ungkap Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia SP MP saat membuka diskusi Forum Group Discussion (FGD) tentang “Menyukat Tantangan dan Peluang Hilirisasi Kelapa Sawit di Aceh”  Oleh Forum Jurnalis Ekonomi Aceh (JEA) di Banda Aceh, Jum’at (11/10/ 2024).

BACA JUGA...  Penanganan  Banjir Aceh Selatan Dibahas Serius di BPBA

“Terkait hilirisasi, Aceh memiliki 65 Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Namun sampai saat ini semua hasil produksi CPO dibawa keluar Aceh,” tambahnya.

Hal tersebut dibenarkan Fadhil Ali, Wakil Sekjen DPP APKASINDO Aceh. “Faktanya, sejak tahun 1901, industri kelapa sawit telah ada di Aceh, tepatnya di Sungai Liput, Aceh Tamiang. PKS tersebut dibangun dibawah Socfindo. Namun dari sekitar 150-an turunan hasil olahan CPO, satupun belum ada di Aceh,”sebutnya.

BACA JUGA...  Kepala DK3 Kota Banda Aceh: Tidak Ada Negoisasi Dalam Penilaian Adipura Kirana

“Ini juga berpengaruh pada harga TBS yang dipanen oleh petani kita. Dari harga penetapan Rp 2.900,-, petani hanya dapat menjual sekitar Rp. 2.200, – sampai Rp. 2.300, “ paparnya menambahkan.

Ada sejumlah kendala yang muncul terkait harga TBS. Dari rantai penjualan di tingkat petani hingga sampai ke PKS. “CPO yang dikirimkan ke Medan, bahkan membutuhkan jarak lebih 1.000 km. Hal-hal tersebut menekan harga jual di tingkat petani sawit,” ungkapnya.

BACA JUGA...  Zaini Abdullah: Rencana Revisi Qanun LKS Potensi Picu Kegaduhan di Aceh

Berita Terkait

Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama
Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan
Ayah Wa: Dukungan T. A. Khalid Jadi Bentuk Kepedulian terhadap Aceh Utara
Ayah Wa Sampaikan Terima Kasih kepada Mensos RI atas Ucapan Milad ke-800 Samudera Pasai
Tajaga Adat, Tapeukong Syariat, Pesan Kuat di Balik 800 Tahun Samudera Pasai
Sekda Aceh Barat Pimpin Pra Rapim DAK dan BKK
DPR Setujui RUU Reforma Agraria
Dukung Percepatan Penanganan Bencana, Sumut Hibah Excavator untuk Aceh Tengah 

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:50 WIB

Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Kamis, 10 September 2026 - 21:20 WIB

Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan

Kamis, 10 September 2026 - 17:59 WIB

Ayah Wa: Dukungan T. A. Khalid Jadi Bentuk Kepedulian terhadap Aceh Utara

Kamis, 10 September 2026 - 14:38 WIB

Tajaga Adat, Tapeukong Syariat, Pesan Kuat di Balik 800 Tahun Samudera Pasai

Rabu, 9 September 2026 - 23:00 WIB

Sekda Aceh Barat Pimpin Pra Rapim DAK dan BKK

Berita Terbaru