Bener Meriah Dijadikan KPK Sebagai Daerah Anti Korupsi

Kamis, 3 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan buku panduan anti korupsi dari KPK RI kepada Penjabat Bupati Bener Meriah, Mohd Tanwier. Foto: mediaaceh.co.id,  (Diskominfo Bener Meriah).

Penyerahan buku panduan anti korupsi dari KPK RI kepada Penjabat Bupati Bener Meriah, Mohd Tanwier. Foto: mediaaceh.co.id, (Diskominfo Bener Meriah).

REDELONG (MA) Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Andhika Widiarto, mengatakan pihaknya ingin menjadikan Bener Meriah sebagai calon daerah anti korupsi pada 2025.

“Ini merupakan program hasil kolaborasi antara lembaga anti rasuah dengan sejumlah kementerian. Pada tahun 2021-2023,”kata Andhika saat menggelar observasi calon percontohan kabupaten atau kota anti korupsi di Aula Setdakab Bener Meriah, Rabu, 2 Oktober 2024.

BACA JUGA...  Ratusan Siswa MAN 1 Aceh Utara Plus Ketrampilan Ikuti Perekaman e-KTP

Ia menyebutkan, KPK telah membentuk desa anti korupsi. Sekarang fokus pada pembentukan kabupaten atau kota anti korupsi.

“Program ini untuk mensinergikan berbagai program guna mencegah prilaku korupsi,” kata Andhika.

Menanggapi hal itu, Penjabat Bupati Bener Meriah, Mohd Tanwier, berterima kasih dan memberi penghargaan yang setinggi tingginya kepada KPK yang telah menunjuk dan mempercayakan kabupaten Bener Meriah sebagai salah satu calon daerah percontohan anti korupsi perwakilan Aceh.

BACA JUGA...  Dinilai Kreatif, Satpol PP dan WH Aceh Dapat Penghargaan Mendagri

Menurut Tanwier, korupsi adalah perilaku tidak pantas dan melawan hukum dari pegawai sektor publik dan swasta, untuk memperkaya diri sendiri dan orang-orang terdekat mereka serta, orang-orang tersebut juga membujuk orang lain untuk melakukan hal-hal dengan menyalah gunakan jabatan.

Berita Terkait

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 
Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Jumat, 11 September 2026 - 23:39 WIB

Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:40 WIB

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 08:05 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 

Berita Terbaru

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB