Raih Piala Adipura XI, DPRK Banda Aceh Apresiasi Pemko

Jumat, 8 Maret 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin saat menerima Piala Adipura ke XI yang diserahkan langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.. Foto:  Ist

Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin saat menerima Piala Adipura ke XI yang diserahkan langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.. Foto: Ist

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Usman, SE MSi, memberikan apresiasi kepada Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin SE MSi dimana Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh kembali meraih prestasi gemilang dengan mendapat anugerah penghargaan Piala Adipura 2023 atau yang ke-11 kali dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Piala Adipura XI untuk Kota Banda Aceh diserahkan secara langsung oleh Wakil Menteri LHK RI, Alue Dohong, yang didampingi oleh Dirjen PSLB3 Rosa Vivien Ratnawati, kepada Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian LHK RI, Jakarta, Selasa (5/3/2024).

Menurut Usman, prestasi tersebut layak diapresiasi, karena kegigihan dan kerja keras Pemko Banda Aceh dalam mempertahankan piala Adipura. Penghargaan tersebut membuktikan jika Pemko Banda Aceh memiliki komitmen tinggi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Ini bagus untuk terus dipertahankan, keberhasilan ini menjadi sebuah bukti komitmen, tidak main-main Pemko terus berupaya menjaga kebersihan dan keindahan kota, Banda Aceh merupakan salah satu wajah dari kebersihan Aceh yang menjamin kenyamanan wisatawan yang datang ke Aceh,” ujar Usman.

Politisi Partai Amanat Nasinal (PAN) itupun berharap dengan adanya penghargaan tersebut, Kota Banda Aceh dapat terus berkontribusi untuk menjadi sebuah kota yang bersih di Indonesia.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran atau dinas terkait serta petugas kebersihan yang telah bekerja keras sehingga Banda Aceh berhasil mendapat penghargaan Adipura untuk ke 11 kalinya,” pungkasnya.

Setelah menerima penghargaan, Pj Wali Kota Amiruddin didampingi oleh Kepala DLHK3 Banda Aceh, Hamdani Basyah SH MSi, menyampaikan rasa syukurnya, dimana Banda Aceh kembali menerima Adipura.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras semua elemen kota, kita berhasil mempertahankan Piala Adipura selama dua tahun berturut-turut. Ini adalah Piala Adipura ke-11 untuk Banda Aceh,” ujarnya.

Amiruddin juga mengungkapkan dedikasinya Piala Adipura 2023 untuk seluruh warga Kota Banda Aceh yang telah meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota.

“Penghargaan ini adalah bukti kerja keras bersama, bukan hanya untuk pemerintah, tetapi untuk seluruh masyarakat. Semoga kesadaran ini terus meningkat di masa yang akan datang,” ujarnya.

Tidak lupa, Pj Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DLHK3 Banda Aceh, terutama kepada Pasukan Oranye yang telah bekerja keras untuk menjaga kebersihan kota.

BACA JUGA...  Puluhan Siswa di Lhokseumawe Disuntik Vaksin

“Pasukan Oranye, di bawah komando Pak Hamdani Basyah, adalah pahlawan yang selalu berada di garda terdepan dalam menjaga kebersihan kota kita tercinta,” tutupnya.

Kasumi Sulaiman Beri Tanggapan

Keberhasilan Kota Banda Aceh meraih penghargaan Adipura menuai tanggapan dari kalangan DPRK Kota Banda Aceh. Kali ini, Anggota DPRK Kota Banda Aceh, Dra. Hj. Kasumi Sulaiman, M.M mengatakan, harus dibedakan antara keberhasilan Kota Banda Aceh meraih Adipura dan bersihnya Kota Banda Aceh dari sampah.

“Kalau kita lihat kriteria penilaiannya, mungkin Kota Banda Aceh layak mendapatkan Adipura,” ujar anggota dewan yang akrab disapa Bunda, kepada wartawan Jumat (20/03/2024).

Menurut Kasumi Sulaiman, keberhasilan mendapat Adipura, tidak serta merta Kota Banda Aceh bebas dari sampah hingga ke pelosok-pelosok daerah.

“Karena, penilaian Adipura memang mayoritas bergantung penanganan sampah yang dilakukan Pemkot Banda Aceh. Apakah melibatkan masyarakat, atau bagaimana sistem pengolahan sampahnya,” terangnya.

Bunda sendiri mendorong Pemkot Banda Aceh agar segera membuat teknologi pengolahan sampah ramah lingkungan. Meskipun, lanjut Bunda, lebih baik jika sampah dikurangi dari rumah.

“Meskipun, saya akui, belum semua warga Kota Banda Aceh sadar untuk mengurangi sampah dari rumah,” jelas Bunda.

Oleh karena itu, Pemkot Banda Aceh harus lebih gencar dalam mensosialisasikan pengurangan sampah dari rumah dan Penerapan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 1 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Sampah.

“Sosialisasi tentang Qanun Kota Banda Aceh Nomor 1 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Sampah ini memang masih sangat kurang,” akunya.

Seperti diketahui, Kota Banda Aceh baru-baru ini kembali menerima Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Penghargaan diberikan karena sepanjang 2023, Pemerintah Kota Banda Aceh dinilai berhasil dalam mengelola kebersihan dan lingkungan hidup wilayahnya.

Piala Adipura XI untuk Banda Aceh tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri LHK Alue Dohong didampingi Dirjen PSLB3 Rosa Vivien Ratnawati kepada Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian LHK, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2024.

Turut hadir pada kesempatan itu, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, jajaran pejabat Kementerian LHK, serta para kepala daerah se-Indonesia penerima Anugerah Adipura 2023.

BACA JUGA...  Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA

Dalam sambutannya, wapres mengucapkan selamat kepada para kepala daerah penerima penghargaan. “Ini saya kira menjadi representasi kesungguhan dalam mengatasi persoalan lingkungan pada umumnya, juga persoalan sampah dan ruang terbuka hijau pada khususnya,” katanya.

Ia berharap Penghargaan Adipura memicu semangat mengatasi persoalan sampah di masing-masing wilayah. Dia juga berharap kota dan kabupaten di RI mampu bersaing secara global. “Saya harapkan program ini dapat terus diperkaya dengan ragam inovasi, sehingga mampu menyesuaikan dengan dinamika zaman serta perubahan arah kebijakan,” ujarnya.

Sementara Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengatakan Adipura merupakan agenda nasional yang telah bergulir sejak 1986. “Adipura merupakan penghargaan bagi kota yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan,” ujarnya.

Adapun pemberian Adipura 2023, dilakukan berdasarkan hasil pemantauan fisik kota, penilaian kinerja pengelolaah sampah dan ruang terbuka hijau (RTH), kondisi operasional dari TPA, serta melihat inovasi yang dilakukan daerah dalam mewujudkan kota bersih, teduh dan berkelanjutan.

Usai menerima penghargaan, Pj Wali Kota Amiruddin yang didampingi Kepala DLHK3 Banda Aceh Hamdani Basyah mengucapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah berkat kerja keras segenap elemen kota, kita mampu mempertahankan Piala Adipura dalam dua tahun berturut-turut. Dan ini merupakan Piala Adipura kesebelas untuk Banda Aceh.”

Ia pun mendedikasikan Piala Adipura 2023 untuk seluruh masyarakat Banda Aceh yang semakin tinggi tingkat kesadarannya dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota. “Penghargaan ini bukan untuk pemerintah, namun untuk masyarakat. Semoga ke depan, mindset masyarakat kita bisa semakin tinggi dalam menjaga kebersihan,” katanya.

Tak lupa, pj wali kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih DLHK3 Banda Aceh, terutama Pasukan Oranye yang telah bekerja siang-malam untuk memastikan kota tetap bersih dan asri. “Pasukan Oranye yang dikomandoi oleh Pak Hamdani Basyah selaku kadis, adalah pahlawan yang selalu berada di garda terdepan dalam menjaga kebersihan kota kita tercinta.”

Ketua DPRK Ikut Apresiasi Pasukan Orange

Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menerima Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Penghargaan diberikan karena sepanjang 2023, Pemerintah Kota Banda Aceh dinilai berhasil dalam mengelola kebersihan dan lingkungan hidup wilayah di ibukota Propinsi Aceh tersebut.

BACA JUGA...  Letkol Inf Robinson Tallupadang, SIP, MH: Jembatan untuk Mudahkan Askes Warga Desa

Piala Adipura XI diterima langsung Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian LHK, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2024. Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh, Hamdani Basyah.

Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kota dan jajaran DLHK3 yang telah bekerja keras sehingga Banda Aceh kembali memperoleh piala Adipura dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

“Selaku pimpinan DPRK kami mengucapkan selamat untuk pemko dan DLHK3, serta masyarakat Kota Banda Aceh, khususnya kepada petugas kebersihan (pasukan orange) yang telah bekerja keras untuk menjaga kebersihan kota,” kata Farid Nyak Umar saat menyambut Pj Wali Kota yang membawa pulang Piala Adipura di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Rabu (06/03/2024).

Secara khusus politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerjasama semua pihak baik itu legislatif dan eksekutif, dan dukungan sepenuhnya dari masyarakat Banda Aceh.

Terutama kerja keras dari mereka petugas kebersihan atau pasukan orage kota Banda Aceh yang telah bekerja siang malam demi menjaga agar Banda Aceh bersih dan nyaman.

Menurut Farid Nyak Umar mereka merupakan pahlawan adipura kota Banda Aceh, karena itu pemko perlu juga memperhatikan kesejahteraan para petugas kebersihan tersebut. Farid berharap prestasi ini terus dipertahankan di masa yang akan datang.

“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada dinas terkait karena prestasi ini berhasil kita pertahankan. Kami berharap agar ke depan kita bisa memperoleh Anugerah Adipura Kencana sebagai penghargaan tertinggi bagi kabupaten/kota yang mampu menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup yang inovatif dan berkelanjutan,” tuturnya.

Turut hadir dalam penyambutan Piala Adipura yaitu unsur Forkopimda Kota, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, SH, SIK, M.Si, Dandim 0101/KBA, Letkol Czi Widya Wijanarko, S.Sos., M.Tr (Han), Kajari Banda Aceh, Irwansyah, SH, MH, dan para pimpinan OPD lannya.(ADV)

Berita Terkait

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik Direktur Utama PT Bina Usaha dan jajaran Komisaris.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:52 WIB

PERISTIWA

SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:38 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membaca pesan dan pidato pada Milad Samudra Pasai dan Aceh Utara ke-800 tahun

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Serukan Menjaga Amanah Indatu

Senin, 7 Sep 2026 - 20:31 WIB

PEMERINTAHAN

Pidie Jaya Cetak Ratusan Wirausaha Lewat TMT Batch IX 

Senin, 7 Sep 2026 - 19:50 WIB