“Ini yang harus kita pecahkan bersama-sama, untuk mengurangi efek dari banjir kiriman luapan DAS Tamiang. Sebab efeknya menghancurkan sendi-sendi ekonomi masyarakat. Terutama itu, pertanian, perkebunan dan perikanan yang di luluh lantakan. Ayo kita bersiaga penuh untuk mengurangi dampak dari banjir ini,” pungkas Meurah.
KUALASIMPANG | mediaaceh.co.id – Penjabat (PJ) Bupati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang. Dr. Drs. Meurah Budiman, SH. MH. Ingatkan seluruh elemen lembaga yang bekerja untuk bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Search and Rescue (SAR) untuk bersiaga penuh menanggulangi dampak banjir tahunan luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang.
Mengingat, hampir 12 kecamatan di Pemkab Aceh Tamiang sudah dan atau terendam banjir. Bahkan ratusan penduduk Kampung mulai bertahan di tenda-tenda darurat.
“Saya ingatkan kepada pekerja elemen dan atau lembaga yang bekerja untuk kebencanaan, BPBD dan SAR agar bersiaga penuh, menyiapkan alat dan perlengkapan bencana serta menempatkan pada posisi lokasi yang dianggap rawan. Membantu mengevakuasi dan memberikan pertolongan pada warga,” jelas PJ Bupati Meurah pada mediaaceh.co.id. Selasa, 26 Desember 2023.
Menurut Meurah, Aceh Tamiang merupakan wilayah terendah dari empat kabupaten lainnya di provinsi Aceh dan Sumatera Utara [Aceh Timur, Kota Langsa, Gayo Lues dan Kabupaten Langkat Sumatera Utara].




