Kebutuhan Darah di Aceh Selatan Meningkat, Stock Darah Sering Minim, Relawan Gampong Jawabannya

Sekda Aceh Selatan Cut Syazalisma, S. STP, memberikan sambutan pada acara sosialisasi kegiatan PMI di Samadua, Rabu, (12/7).(Photo/Media Aceh/Istimewa).

TAPAKTUAN (MA) Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Selatan menggelar sosialisasi tahap ke-2 di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, acara sosialisasi tersebut berlangsung di aula kantor camat setempat, Rabu, (13)7).

Sosialisasi itu, berkaitan juga tentang rencana pembentukan relawan gampong dalam kabupaten Aceh Selatan.

Pihak PMI Aceh Selatan, mentargetkan agar semua kampung di daerah itu terdapat relawan yang mampu membantu transfusi darah khususnya dan program PMI pada umumnya.

Ketua PMI Aceh Selatan, Cut Syazalisma yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Selatan, mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk membangun komunikasi dengan berbagai pihak, khususnya terkait kebutuhan darah di Aceh Selatan.

BACA JUGA...  Jalan Kaloy – Lesten Buka Keterisoliran Lintas Tengah

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk aktif melakukan donor darah guna membantu saudara kita yang membutuhkan darah,” ujar Cut Syazalisma.

Menurutnya, PMI Kabupaten  Aceh Selatan senantiasa terus berupaya dalam memenuhi kebutuhan stok darah, oleh sebab itu diperlukan partisipasi masyarakat, instansi pemerintah, dan para relawan.

“Dalam memenuhi kebutuhan ketersediaan darah, PMI sangat membutuhkan partisipasi dari masyarakat, terutama dalam meningkatkan jumlah pendonor,” kata Ketua PMI Cut Syazalisma.

BACA JUGA...  Forum Rakor Tehnis Percepatan Penurunan Stunting di Aceh Selatan 

Cut Syazalisma juga menjelaskan untuk sekarang di Aceh Selatan kebutuhan darah rata-rata perbulannya mencapai 200 hingga 300 kantong, sementara untuk pendonor sangat minim.

Dia mengimbau masyarakat untuk bersama sama menjadi pendonor, mengingat banyaknya kebutuhan darah yang diperlukan.

Dengan adanya relawan PMI di gampong-gampong, diyakini kedepannya dapat memenuhi kebutuhan darah di Aceh Selatan   mengingat pentingnya donor darah untuk menolong sesama manusia yang  membutuhkan darah.

“PMI akan mengeluarkan SK bersama, supaya ini betul-betul menjadi legalitas, dan relawan yang diangkat ketua, sekretaris dan bendahara, katanya.

BACA JUGA...  Dekranasda Aceh Selatan Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran 

Dia juga menyarankan, jika  mungkin (boleh), ketua pemuda langsung jadi ketua relawan donor darah,” kata  Ketua PMI Aceh Selatan Cut Syazalisma.

Acara sosialisasi ini, dihadiri Muspika Samadua, Kepala Puskesmas Samadua, para Ketua Komunitas Relawan Donor Darah, seluruh staf PMI Aceh Selatan, seluruh Imum dan keuchik beserta perangkat desa, ketua Pemuda dan pemudi dalam Kecamatan Samadua, pihak-pihak terkait lainnya serta diikuti lebih kurang 250 masyarakat Kecamatan Samadua.(Maslow Kluet).