Rahim Sang Pelukis Antara Harapan dan Realita

Kamis, 23 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rahim sang pelukis di Meureudu, Pidie Jaya berpose dengan lukisannya.

Rahim sang pelukis di Meureudu, Pidie Jaya berpose dengan lukisannya.

PIDIE JAYA (MA) Berpenampilan apa adanya Rahim menceritakan kehidupannya sebagai seorang pelukis. Pemuda Aceh kelahiran tahun 1972 mengisahkan aktifitas yang dilakoni dan menjadi sumber kehidupan melalui karya lukisnya.

Penghargaan yang diterima tidak seindah lukisan sang maestro Aceh ini. Terlebih daya beli masyarakat Aceh tergolong rendah. “Saya sadar kemampuan masyarakat untuk menghargai lukisan saya sangat kecil tapi tidak menyurut keinginan saya untuk melukis,” ujar Rahim.

BACA JUGA...  25 KK Penerima Renovasi RTLH

Duduk disalah satu warung kopi di pusat kota Meureudu, Rahim mengisahkan Meureudu masa dia masih kecil yang juga di ekspresikan dalam kanvas.

Lukisan Rahim.

Dia yakin suatu saat ada ruang dan untuk pekerja seni termasuk pelukis. “Saya bangga menjadi pelukis yang merupakan anugrah,” ungkap Rahim.

Beraliran realis naturalis Rahim mencoba mengembangkan dan memperkenalkan lukisan melalui media. Melalui Instragram dengan nama Rahim Art serta YouTube ada secercah harapan atas harga yang bisa dinikmati. Ribuan lukisan terpampang dan siap dilepas bila ada peminat yang tertarik.

BACA JUGA...  Kemanunggalan TNI dan Rakyat Terlihat Secara Nyata dengan Kehadiran TNI di Tengah-tengah Masyarakat

Sejumlah lukisan Rahim tersebar disejumlah para penggemar seni termasuk lukisan tentang Tsunami Aceh yang kini terpampang di Musium Tsunami Aceh, Banda Aceh, pungkasnya. (T. Maimun).

Berita Terkait

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI
Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Musriadi: Masa Muda Adalah Waktu Menanam Masa Depan

Senin, 31 Agu 2026 - 22:07 WIB

RAGAM BERITA

Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka

Senin, 31 Agu 2026 - 20:59 WIB

NANGGROE

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agu 2026 - 23:00 WIB

Saat anggota TNI memadamkan api hutan terbakar.

MILITER

TNI Padamkan Api 

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:44 WIB