LHOKSUKON, (MA) – Training Raya yang diselenggarakan HMI Cabang Lhokseumawe – Aceh Utara teleh berlangsung sepekan lalu yang diikuti puluhan Mahasiswa dari berbagai Daerah di Indonesia.
Dalam penutupan Training Raya tersebut berlangsung dengan suasana penuh khidmad dan rasa keakraban dengan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Utara Azwardi AP,M.Si
Pj Bupati Azwardi dalam sambutannya mengaku sangat berbahagia bisa bertemu dengan para mahasiswa HMI, “ini bagian dari menyambung silaturrahmi dan bukti bahwa pemerintah Aceh Utara peduli terhadap peningkatan sumberdaya manusia bagi generasi penerus Bangsa,” ujar Azwardi.
Ia menyebutkan, Organisasi HMI secara Nasional telah dirasakan manfaat oleh masyarakat karena kiprahnya dalam membangun bangsa bekerja tanpa pamrih,Ikhlas dan terpuji,ke depan agar terus membangun jejaringan baik di Daerah sampai ke Pusat.
Pj Bupati juga berharap agar HMI membangun sinergitas, kolaborasi dengan semua elemen Masyarakat dan Pemerintah, tingkatkan diskusi, kajian-kajian untuk disampaikan kepada pemangku kepentingan di Daerah, sehingga bermanfaat bagi Pengambil kebijakan dalam rangka percepatan Pembangunan Daerah, papar Azwardi yang juga mantan Ketua KNPI Kota Sabang.
Azwardi juga meminta HMI untuk menjadi Garda terdepan dalam melahirkan program dan langkah -langkah strategis untuk meredupsi kemiskinan dan memhadang narkoba yang jelas-jelas merusak moral Generasi Muda masa depan Aceh Utara Khususnya. Untuk itu kata PJ Bupati, Mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab moral, aksi gerak cepat HMI ditunggu-tunggu oleh masyarakat, apalagi di Aceh Utara persoalan terus menanti seperti penanganan Stunting, Kemiskinan dan polio.
Ia mengajak Para Mahasiswa untuk duduk bersama Pemerintah memikirkan bersama bagaimana membangun karakter Bangsa, “nah disinilah peran adik-adik mahasiswa ini harus kita pikir bersama dlm membangun karakter bangsa, peran adik-adik mahasiswa baik diminta atau tidak diminta ini sudah menjadi, di rusuh atau tidak di suruh ini kewajiban bersama pemerintah untuk membangun Bumi Malikussaleh,” harapnya.
Kader HMI dalam tugasnya, jelas Azwardi, untuk mencerminkan jiwa- jiwa kepemimpinan dan rasa kemanusiaan yayi tinggi, oleh sebab itu,” mari bangun karakter sebagai jati diri, degan telah mengikuti Training Raya akan ada perubahan perilaku dan sikap dalam kehidupan bermasyarakat,” tegas Pj Bupati Aceh Utara ini.
Penjabat Bupati juga berjanji akan terus mendukung kegiatan Kemahasiswaan baik yang dilaksakan oleh HMI maupun yang dilaksanakan oleh BEM Perguruan tinggi Lainnya di Aceh Utara dan Lhokseumawe.
Sementara itu Ketua HMI Cabang Lhokseumawe -Aceh Utara, memaparkan program Training Raya yang digelar ini diikuti oleh berbagai Daerah di Indonesia, dan ini merupakan Program Nasional, setelah dilaksanakan selama sepekan ditutup Selasa 13 Desember 2022, para peserta akan kembali ke daerah masing -masing.
Ketua HMI Juga mengucapkan selamat bagi seluruh peserta training semoga kembali ke kampung halaman dengan selamat.
Ketua Koordinator KAHMI Lhokseumawe-Aceh Utara Asnawi juga menyampaikan rasa bangga karena bisa hadir pada kegiatan mulia raya ini, “Dulu kami mengisi gedung ini hampir setiap bulan diisi oleh HMI artinya, haru kami patut berterimakasih bisa digelar Penutupan Training Raya di Pendopo kebanggaan masyarakat Aceh Utara,” ungkap Asnawi.
“Kami bangga para pengurus HMI mampu menyukseskan kegiatan LK II,LKK yang hadir para mantan Ketua HMI ,Kohati dan Pengurus KAHMI Aceh Utara,” ungkapnya.
Asnawi berharap ilmu yang didapatkan di Training Raya agar didapat dan mampu diaplikasikan untuk sukseskan Pendidikan, sehingga adik-adik terus melanjutkan semangat juang dicabang masing-masing, pihaknya juga mengucapkan selamat jalan, ucapnya dihadapan puluhan mahasiswa yang baru menyelesaikan masa training sebagai Latihan Kepemimpinan II / LKK. Dan rangkaian kegiatan diakhiri dengan Penyerahan sertifikat dan Plakat Aceh Utara untuk Peserta dan Ketua HMI Cabang Lhokseumawe- Aceh Utara.(Sayed Panton).




