BIREUEN, MEDIAACEH.CO.ID – Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Bireuen akan merenovasi pasar ikan tradisional keude Matang Geulumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Bireuen.
“Renovasi pasar ikan tradisional Keude Geulumpang Dua tersebut akan dilaksanakan pada tahun ini,” kata kepala Disperindagkop Bireuen Ir. H. Alie Basyah, M.Si, Selasa,(30/8/2022).
Alie Basyah menyebutkan pihaknya telah merencanakan pembangunan pada tahun anggaran 2022 ini dari sumber dana APBK, pada tahap pertama dibangun dulu kanopi dari anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Rusyidi Mukhtar S.Sos atau sering disebut Ceulangiek.
“Sementara di tahun 2022, kami akan merenovasi pasar untuk pemasangan kanopi diatas pasar masyarakat pedagang tradisional itu, setelah tahapan tender selesai dilaksanakan. Kemungkinan kelanjutan pembangunan, di tahun berikut anggaran 2023 kedepan akan kita coba lobby sumber mata anggaran melalui Kementrian terkait dari bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” sebut Alie yang juga mantan Kadis Pertanian.
Kondisi pasar saat ini sudah rapuh atap kanopinya itu tidak layak lagi digunakan oleh masyarakat pedagang usaha kecil dan menengah, sehingga perlu diambil langkah-langkah penanganan melalui alternatif sumber dana lain bila dibangun rekontruksi ulang kembali, apabila ada tersedia sumber dana APBN di tahun anggaran mendatang.
Sementara itu, Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar,S.Sos, mengatakan, pihaknya akan selalu menampung segala bentuk aspirasi masyarakat, para pedagang kecil dan menengah,supaya ada suatu kenyamanan saat warga mencari razeki di pasar, antara masyarakat penjual dan pembeli dalam melakukan sistem transaksi jual beli di pasar.
“Pasar ikan di Keude Matang tersebut merupakan pusat berbelanjanya kebutuhan sehari-hari masyarakat Peusangan. Karenanya, sudah sangat pantas dan layak untuk dibangun sarana prasarana serta infrastruktur yang layak dan moderen,”tutur Ketua DPRK Bireuen tersebut.
Apalagi, lanjutnya, kondisi sekarang pasar tersebut sangat memprihatinkan,”kita akan menciptakan pasar bersih dan aman untuk masyarakat,” ungkapnya.
Dedi Santri atau yang sering disapa Radja GM selaku tokoh masyarakat juga mengatakan dimana dirinya sangat mendukung program pembangunan yang menyentuh masyarakat,” kami turut mengucapkam terimakasih kepada Pak Ketua DPRK Rusyidi Mukhtar dan Kepala Disperindagkop Bireuen, yang turut prihatin dan perduli dengan kondisi pasar di Keude Matang,” ujarnya.
“Sumbangsih Ketua DPRK dan Kepala Disperindagkop Bireuen patut kita apresiasi. Kami masyarakat Peusangan Raya mengucapkan terimakasih kepada eksekutif dan legislatif yang telah memperjuangkan aspirasi dari masyarakat, khususnya pedagang yang ada di pasar tradisional ikan Keude Matang,”tutur Radja Matang ini. (Iqbal/Furqan Ilyas).




